Mataram : Sosialisasi nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2025 resmi berlangsung secara daring, Kamis (20/1). Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan peserta yang terdiri atas unsur panitia nasional, panitia lokal PTKIN se-Indonesia, tim humas, serta kepala SMA/SMK/MA dan pondok pesantren. Dengan kapasitas terbatas, hanya seribu peserta yang dapat bergabung melalui platform Zoom, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan ini melalui siaran langsung di YouTube.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2025, memaparkan laporan perkembangan tahapan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN). Dalam sambutannya, Prof. Masnun menyampaikan bahwa tahapan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sedang berlangsung dan akan berakhir pada 25 Januari 2025. Jalur SPAN, yang dikenal sebagai seleksi tanpa ujian dan bebas biaya, menjadi salah satu pintu utama bagi calon mahasiswa untuk mengakses pendidikan tinggi di 59 PTKIN di seluruh Indonesia.
“Kegiatan sosialisasi ini adalah langkah strategis untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait proses dan tahapan jalur SPAN PTKIN. Kami memastikan bahwa seluruh informasi penting tersedia dan dapat diakses dengan mudah oleh sekolah, madrasah, dan pesantren,” ujar Prof. Masnun.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. SAHIRON, M.A., turut hadir dan memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai gerbang utama bagi calon mahasiswa untuk mendapatkan informasi lengkap tentang kampus tujuan.
“Peningkatan minat masyarakat terhadap PTKIN setiap tahun mencerminkan kepercayaan yang semakin besar terhadap mutu pendidikan yang kami tawarkan. Transformasi kelembagaan, peningkatan kualitas program studi, serta perolehan akreditasi institusi dengan predikat unggul menjadi daya tarik utama,” jelas Prof. Sahroni.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa diversifikasi program studi, baik umum maupun keagamaan, memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi berkualitas di lingkungan PTKIN.
Sesi sosialisasi diakhiri dengan diskusi interaktif yang membahas teknis pengisian PDSS, pelaksanaan seleksi jalur SPAN, serta informasi terkait jalur penerimaan lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif dan kesiapan seluruh pihak dalam menyukseskan PMB PTKIN tahun 2025.
Dengan langkah sosialisasi yang masif dan terstruktur, PTKIN optimis mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era globalisasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Adita@Humas


