
MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram terus mengintensifkan persiapan menuju akreditasi internasional ACQUIN. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui Workshop Pengisian Self-Assessment Report (SAR) ACQUIN yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 6–7 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., dan diikuti oleh Tim ACQUIN serta seluruh operator website rektorat dan fakultas di lingkungan UIN Mataram.
Workshop difokuskan pada optimalisasi penyusunan dan pengisian dokumen Self-Assessment Report (SAR), sekaligus penguatan data dan informasi digital sebagai dokumen pendukung dalam proses akreditasi internasional ACQUIN.
Dalam arahannya, Rektor UIN Mataram menegaskan bahwa akreditasi internasional merupakan agenda strategis universitas yang membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan kerja bersama seluruh unsur kampus.
“Akreditasi internasional bukan hanya pekerjaan Tim ACQUIN, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh unit harus bergerak memastikan data, dokumen, dan informasi tersedia secara lengkap, akurat, dan terintegrasi,” tegas Rektor.
Prof. Masnun Tahir juga menekankan pentingnya website sebagai wajah digital institusi. Menurutnya, berbagai aktivitas akademik, prestasi, kerja sama, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan universitas harus terdokumentasi dan dapat diakses secara mudah oleh publik.
“Website adalah wajah UIN Mataram di ruang digital. Apa yang kita kerjakan dan apa yang telah kita capai harus terlihat, terdokumentasi, dan tersampaikan dengan baik. Karena itu, informasi harus terus diperbarui dan disajikan secara berkualitas,” ujarnya.
Selama workshop, peserta melakukan penelaahan dan penyempurnaan terhadap dokumen SAR, sekaligus memastikan kesesuaian antara narasi, data, bukti pendukung, dan informasi yang tersedia pada website universitas maupun fakultas.
Keterlibatan seluruh operator website rektorat dan fakultas diharapkan mampu mempercepat proses pembaruan serta integrasi informasi digital. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola data dan dokumentasi institusi secara berkelanjutan.
Rektor berharap workshop tersebut menghasilkan progres nyata dalam penyelesaian dokumen SAR dan kesiapan seluruh unit menghadapi proses akreditasi internasional.
“Kita harus bekerja dengan target yang jelas, teliti, dan konsisten. Saya berharap seluruh tim bergerak bersama dan memastikan setiap data serta dokumen pendukung benar-benar siap,” pesannya. Adita@Humas-ppid


