
Dalam rangka meningkatkan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa dan pemuda, LPDP dan Mata Garuda (Organisasi Alumni dan Awardee LPDP) Wilayah NTB bekerja sama dengan UIN Mataram mengadakan webinar bertajuk Kewirausahaan dan Sosialisasi Lomba Bisnis 5ME2045 (5 Million Entrepreneur Tahun 2045) pada Rabu, 13 November 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk sebagian besar oleh mahasiswa UIN Mataram, alumni LPDP dan peserta umum, dengan tujuan utama menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang inovatif dan berkelanjutan di tengah generasi muda serta sosialisasi lomba bisnis yang diadakan oleh LPDP. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan LPDP, UIN Mataram, Mata Garuda Pusat, Mata Garuda NTB, Prodi Kewirausahaan UIN Mataram, APSKI dan Straya Language Institute.
Webinar ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UIN Mataram, Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Acim, MA. Dalam sambutannya, Prof. Subhan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata sinergi dalam mendorong terciptanya generasi muda yang memiliki mentalitas kewirausahaan yang tangguh. “Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu dan inspirasi langsung dari para pakar di bidang kewirausahaan, sehingga nantinya mereka dapat mengembangkan ide-ide bisnis yang kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas, serta tergugah untuk mengikuti kompetisi bisnis ini” ujar Prof. Subhan.
Sebagai pembicara utama, Dr. Safroni Isrososiawan, MM., yang merupakan dosen kewirausahaan di UIN Mataram, memberikan pemaparan mengenai teori dan konsep dasar kewirausahaan. Dalam penjelasannya, Dr. Safroni menyampaikan bahwa kewirausahaan adalah proses penciptaan nilai melalui pemanfaatan peluang yang ada di lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, dan kemampuan untuk beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Menurut Dr. Safroni, jiwa kewirausahaan yang kuat harus didasari oleh motivasi yang tinggi dan pemahaman yang mendalam akan kebutuhan masyarakat. “Wirausahawan sejati adalah mereka yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Selain penjelasan teori, webinar ini juga menampilkan sosialisasi teknis lomba bisnis 5ME2045 yang dibawakan oleh Aprilia Stefany Leliak, CEO dari Ingoude Company. Dalam pemaparannya, Aprilia menjelaskan bahwa kompetisi ini terbuka untuk seluruh pemuda di Indonesia yang memiliki ide bisnis inovatif dan berkelanjutan. Peserta diharapkan mampu membuat proposal bisnis yang detail, mencakup aspek-aspek seperti ide produk, model bisnis, analisis pasar, hingga strategi pemasaran. “Kami mencari ide-ide segar dari mahasiswa agar bisa berkontribusi positif terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat,” jelas Aprilia.
Aprilia juga menjabarkan langkah-langkah teknis yang perlu diikuti peserta, mulai dari proses pendaftaran, persyaratan dokumen, hingga kriteria penilaian yang akan digunakan oleh tim juri. Dalam presentasinya, ia memberikan tips-tips penting untuk sukses dalam kompetisi ini serta berbagai tahapan yang akan dilalui. “Para peserta juga diharapkan mampu menyampaikan ide mereka dengan cara yang menarik dan mahasiswa adalah salah satu segmen dalam lomba ini sehingga diharapkan bisa berpartisipasi.,” ujar Aprilia. Dengan terlaksananya acara ini, LPDP, Mata Garuda, dan UIN Mataram berharap agar para peserta semakin terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam lomba 5ME2045, serta memiliki kesiapan mental dan pengetahuan yang cukup untuk memulai langkah sebagai wirausahawan. Lomba bisnis 5ME2045 ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda Indonesia untuk mengeksplorasi dan merealisasikan ide-ide bisnis mereka, demi tercapainya visi Indonesia sebagai negara dengan 5 juta pengusaha pada tahun 2045@humas


