MATARAM: Badan Kepegawaian Negara memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Menteri Agama Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar yang dinilai berhasil menghadirkan keteladanan moral, integritas, dan budaya birokrasi humanis di lingkungan Aparatur Sipil Negara. Kamis, 21/05/2026

Kepala BKN, Prof. DR. Zudan Arif Fakrulloh, menyebut Menteri Agama Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar sebagai role model dan teladan birokrat ASN Indonesia yang mampu menggabungkan profesionalisme kerja dengan nilai spiritual, etika, dan kemanusiaan dalam kepemimpinannya.

Menurutnya, figur pemimpin seperti Menteri Agama sangat dibutuhkan dalam membangun wajah birokrasi Indonesia yang berintegritas, bersih, dan dipercaya masyarakat. Keteladanan seorang pemimpin dinilai memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter serta budaya kerja ASN di lingkungan kementerian maupun lembaga negara.

“Beliau bukan hanya pemimpin birokrasi, tetapi juga figur teladan ASN yang menghadirkan integritas, kesederhanaan, dan nilai moral dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Prof. Zudan Arif Fakrulloh menilai bahwa kepemimpinan Menteri Agama menunjukkan bagaimana birokrasi dapat dijalankan secara profesional tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas. Di tengah tantangan era digital dan meningkatnya tuntutan publik terhadap pelayanan pemerintah, ASN membutuhkan figur pemimpin yang mampu menjadi contoh dalam menjaga etika, loyalitas, dan pengabdian.

Selain itu, pesan-pesan Menteri Agama yang sering mengingatkan ASN untuk menjaga marwah institusi, bekerja secara amanah, serta menghormati jasa dan doa orang tua dinilai menjadi penguatan moral yang sangat penting dalam dunia birokrasi modern.

“ASN tidak hanya dituntut cerdas dan profesional, tetapi juga harus memiliki akhlak, integritas, dan kepedulian sosial. Keteladanan seperti inilah yang dibutuhkan birokrasi Indonesia hari ini,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan seorang ASN tidak boleh membuat lupa terhadap perjuangan dan doa orang tua yang menjadi kekuatan besar dalam perjalanan hidup seseorang.

“Di balik keberhasilan kita hari ini, ada doa suci dan air mata orang tua yang harus selalu kita hormati,” pesannya. Adita@Humas-ppid