MATARAM: Pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif Universitas Islam Negeri Mataram Tahun 2026 menghadirkan kisah inspiratif dan penuh makna. Di antara ribuan mahasiswa yang dilepas untuk mengabdi kepada masyarakat, terdapat tiga bersaudara yang akan menjalani KKP secara bersamaan meskipun ditempatkan di lokasi yang berbeda. Mereka adalah Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah, tiga putri kembar yang menjadi simbol semangat pengabdian, perjuangan, dan dedikasi generasi muda untuk negeri.Di balik keberhasilan ketiganya mencapai titik pengabdian ini, tersimpan kisah perjuangan keluarga yang sederhana namun penuh pengorbanan. Selama enam semester menempuh pendidikan di UIN Mataram, ketiganya tidak pernah lepas dari perhatian dan dukungan orang tua, terutama sang ayah yang dengan setia mengantarkan mereka ke kampus menggunakan sepeda motor Honda Supra X.Setiap hari, perjalanan dari rumah menuju Kampus UIN Mataram menjadi saksi perjuangan keluarga tersebut. Karena hanya memiliki satu sepeda motor, sang ayah harus mengantar ketiga putrinya secara bergantian. Satu per satu diantar menuju kampus, kemudian kembali menjemput yang lain, begitu pula saat pulang kuliah. Rutinitas itu dijalani dengan penuh kesabaran dan kasih sayang selama tiga tahun terakhir tanpa pernah mengurangi semangat belajar ketiga putrinya.Perjuangan sederhana itu kini berbuah manis. Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah berhasil mencapai salah satu fase penting dalam perjalanan akademik mereka, yakni mengikuti KKP dan mengabdikan diri kepada masyarakat.Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag., mengaku terharu dan bangga atas semangat yang ditunjukkan oleh ketiga mahasiswa tersebut. Menurutnya, kisah Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah menjadi cerminan nilai-nilai persaudaraan, ketangguhan, dan bakti kepada orang tua yang patut menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.“Ini adalah kisah yang sangat menginspirasi. Tiga bersaudara yang tumbuh bersama, belajar bersama, dan kini mengabdi untuk masyarakat secara bersamaan meskipun di lokasi yang berbeda. Di balik keberhasilan mereka ada perjuangan luar biasa dari kedua orang tua yang dengan penuh kasih mengantarkan anak-anaknya menuntut ilmu. Saya mendoakan semoga mereka senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan pengabdian, serta menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi kebanggaan keluarga, kampus, dan bangsa,” ujar Prof. Masnun.Rektor juga berpesan agar ketiganya menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan pengalaman KKP sebagai ruang pembelajaran yang berharga untuk membangun karakter kepemimpinan dan pengabdian.“Tempat pengabdian boleh berbeda, tetapi semangat dan niat untuk mengabdi harus tetap sama. Jadilah duta-duta UIN Mataram yang membawa nilai-nilai kebaikan, moderasi, dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” pesannya.Di tengah ribuan mahasiswa peserta KKP Tahun 2026, kehadiran tiga bersaudara ini menghadirkan cerita tersendiri tentang arti persaudaraan, ketulusan, dan pengorbanan orang tua. Mereka tidak hanya membawa nama masing-masing, tetapi juga membawa harapan keluarga dan almamater untuk terus menebar manfaat di tengah masyarakat.@RSA