Mataram: Universitas Islam Negeri Mataram kembali menorehkan pencapaian strategis di awal tahun akademik 2025. Melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 778 Tahun 2025, UIN Mataram resmi mendapatkan izin pembukaan Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Izin ini menjadi hadiah spesial sekaligus tonggak baru dalam perjalanan transformasi UIN Mataram sebagai perguruan tinggi Islam modern yang terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Selasa, 09/09/2025

Wakil Rektor I UIN Mataram, Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., yang mewakili Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran Prodi K3 merupakan respons nyata terhadap kebutuhan industri dan masyarakat. “Prodi K3 tidak hanya menjawab tantangan global terkait keselamatan kerja, tetapi juga sejalan dengan visi besar UIN Mataram sebagai kampus Islam progresif dan terpadu di kawasan timur Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Prof. Adi Fadli, keunggulan Prodi K3 di UIN Mataram terletak pada integrasi keilmuan yang menggabungkan sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. Lulusan Prodi K3 tidak hanya dibekali keterampilan teknis dalam bidang keselamatan kerja, tetapi juga etika dan spiritualitas Islami yang menjadi fondasi karakter profesional mereka. “Kami ingin mencetak SDM yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga amanah, berkarakter, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” tambahnya.

UIN Mataram telah menyiapkan strategi matang dalam mengelola Prodi K3. Pertama, menyiapkan dosen-dosen berkualifikasi dengan dukungan program sertifikasi dan studi lanjut. Kedua, menyusun kurikulum yang adaptif dengan standar nasional maupun internasional. Ketiga, membangun laboratorium K3 yang modern dan representatif untuk mendukung praktik mahasiswa. “Dengan strategi ini, kami yakin Prodi K3 akan menjadi salah satu ikon baru UIN Mataram di masa depan,” tegas Prof. Adi Fadli.

Hadirnya Prodi K3 menandai komitmen UIN Mataram dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif, relevan, dan transformatif. Di tengah dinamika pembangunan daerah dan nasional, Prodi K3 diharapkan mampu memperkuat kontribusi UIN Mataram dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di dunia kerja global tanpa meninggalkan identitas keislaman.

“Ini adalah langkah maju yang menegaskan bahwa UIN Mataram tidak hanya sebagai pusat studi keislaman, tetapi juga pusat keunggulan ilmu terapan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan industri,” pungkas Prof. Adi Fadli. Adita@Humas-ppid.