Mataram: Sebanyak 72 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan UIN Mataram menorehkan jejak hijau dalam sejarah pengabdiannya. Mereka melakukan aksi penanaman pohon secara serentak di kawasan Kampus II UIN Mataram, Senin (19/5/2025), sebagai bagian dari rangkaian menyambut pelantikan serentak ASN PPPK Kemenag RI tahap I formasi 2024 yang dijadwalkan pada 26 Mei 2025 mendatang. Selasa, 20/05/2025

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI nomor: P-1111/SJ/B-II/KP.00.1/5/2025, yang mewajibkan setiap ASN PPPK untuk menanam satu pohon. Aksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam mendukung nilai-nilai Asta Protas, khususnya penguatan prinsip Ekoteologi—sebuah ajaran yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari kesalehan spiritual.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan pesan mendalam tentang makna ekologis dan spiritual dari kegiatan ini.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari misi suci yang diinisiasi oleh Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dalam menjaga keberlanjutan bumi. Ekoteologi mengajarkan kita bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah,” tutur Rektor Masnun.

Ia juga mengajak seluruh ASN PPPK untuk tidak hanya menanam, tetapi turut memelihara pohon-pohon tersebut agar kelak tumbuh besar dan memberi manfaat jangka panjang bagi generasi masa depan.
“Insya Allah, beberapa tahun ke depan kampus kita akan menjadi hijau, teduh, dan asri. Pohon-pohon yang bapak ibu tanam hari ini akan menjadi warisan kebaikan yang terus tumbuh,” tambahnya penuh harap.
Ketua SDGs Center UIN Mataram, Dewi Nasution, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual ASN dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
“Setiap ASN PPPK harus menjadi pelopor gerakan cinta lingkungan di satuan kerja masing-masing. Ini bukan hanya kewajiban administratif, tapi panggilan nurani,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, UIN Mataram membuktikan komitmennya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang tak hanya membina intelektualitas, tetapi juga kepedulian ekologis yang berakar pada nilai-nilai agama. Menanam pohon hari ini adalah menanam harapan, menyemai masa depan, dan menegakkan nilai-nilai ekoteologi sebagai ibadah yang membumi.
Dengan semangat kolaboratif dan cinta lingkungan, UIN Mataram siap menjadi kampus hijau yang meneduhkan jiwa dan menyuburkan ilmu. Sebab dari sebatang pohon yang tumbuh, kita belajar tentang kesabaran, keberlanjutan, dan keikhlasan—nilai-nilai yang menjadi fondasi insan beragama dan beradab. Adita@Humas


