Mataram: : Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Sekretaris Jenderal Prof. Dr. Kamaruddin Amin menegaskan pentingnya memilih Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai langkah strategis menuju karier gemilang. Pernyataan ini disampaikan dalam acara yang digelar di Universitas Islam Negeri Mataram, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang masa depan pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa PTKIN tidak hanya menyediakan pendidikan berkualitas tinggi dalam bidang keagamaan, tetapi juga mempersiapkan mahasiswanya untuk menghadapi tantangan global. “Memilih PTKIN adalah langkah yang tepat karena selain membekali mahasiswa dengan ilmu agama yang mendalam, mereka juga dilatih untuk menjadi pribadi yang kompetitif di dunia profesional. PTKIN menawarkan kurikulum yang modern, serta kemampuan untuk menyikapi masalah-masalah sosial dan budaya dengan wawasan keislaman yang komprehensif,” ujar Prof. Kamaruddin Amin.

Menurutnya, keberadaan PTKIN sangat relevan dengan perkembangan zaman, di mana tuntutan akan keahlian multidisipliner semakin meningkat. Lulusan PTKIN tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadaban.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru, Prof. Dr. H. Masnun Tahir. Ketika mendampingi Sekjen Kementerian Agama dalam kunjungannya beberapa waktu lalu, Prof. Masnun Tahir menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa baru di PTKIN tahun ini menjadi momentum penting bagi generasi muda Indonesia. “Melalui PTKIN, kami membuka pintu kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan potensi terbaik mereka. Selain pendidikan berbasis agama, mereka juga akan mendapatkan bekal keterampilan dan pengetahuan yang sangat diperlukan di dunia kerja,” ungkapnya.

Pendidikan di PTKIN, lanjut Prof. Masnun, memberi jaminan bahwa mahasiswa tidak hanya siap dalam hal teori, tetapi juga dilatih untuk menjadi pemimpin yang visioner dan berkarakter. “Keunggulan PTKIN terletak pada keseimbangan antara pengetahuan akademik dan pengembangan karakter yang berbasis pada ajaran Islam, yang akan membentuk individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” tutupnya.

Sekjen kemenag sangat mengapresiasi seluruh masyarakat dan calon mahasiswa yang telah menjadikan kampus PTKIN menjadi pilihan tepat untuk menyiapkan masa depan yang gemilang bagi generasi muda Indonesia. Dengan semangat tersebut, PTKIN diharapkan dapat terus mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan integritas, kecakapan, dan kedalaman ilmu yang mumpuni. Adita@Humas