Mataram: Universitas Islam Negeri Mataram melanjutkan prosesi Wisuda Ke-52 Hari Kedua pada Ahad, 24 Agustus 2025, bertempat di Auditorium Kampus II UIN Mataram. Setelah pada hari pertama sukses mengukuhkan sebagian wisudawan, hari kedua ini kembali menjadi momentum sakral bagi ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas untuk resmi menyandang gelar akademik. Minggu, 24/08/2025

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang telah ditorehkan para mahasiswa, baik di bidang akademik, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menempuh studi hingga tahap wisuda bukanlah perjalanan yang mudah, melainkan buah dari perjuangan panjang, doa, dan pengorbanan orang tua.
“Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas. Gelar yang kalian sandang harus menjadi jalan keberkahan, manfaat, dan kemaslahatan bagi umat,” ungkap Rektor.
Dalam sambutanyya, Rektor menegaskan bahwa alumni UIN Mataram harus hadir sebagai agen perubahan sosial yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan teoretis, tetapi juga diimplementasikan untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Ilmu adalah amanah. Maka, gunakanlah ilmu itu untuk membangun peradaban, mencerdaskan bangsa, dan menghadirkan solusi bagi umat. Jadilah seperti hujan, yang kehadirannya selalu membawa kesejukan dan keberkahan,” pesan beliau.
Selain itu, dalam acara wisuda hari kedua, UIN Mataram memberikan penghargaan khusus kepada para wisudawan berprestasi yang tidak hanya unggul dalam capaian akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan organisasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Rektor menegaskan bahwa mahasiswa-mahasiswa terbaik ini adalah teladan bagi generasi berikutnya, sekaligus bukti bahwa UIN Mataram terus melahirkan lulusan yang berdaya saing dan berintegritas.
Momentum wisuda ini juga menjadi penanda kesiapan alumni UIN Mataram untuk kembali mengabdi ke tengah masyarakat. Para lulusan diminta untuk tidak melupakan almamater, melainkan terus menjalin ikatan, membawa nama baik kampus, dan berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.
“UIN Mataram adalah rumah besar kalian. Jangan pernah melupakan tempat ini, karena di sinilah karakter, nilai, dan jati diri kalian ditempa. Kini saatnya kalian turun, hadir di tengah masyarakat, menjadi cahaya dan teladan,” pungkas Rektor.
Prosesi kemudian ditutup dengan pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah sebagai simbol bahwa para mahasiswa telah resmi menjadi sarjana, magister, dan doktor yang siap menapaki jalan pengabdian. Adita@Humas


