Mataram: Universitas Islam Negeri Mataram kembali menjadi rujukan dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi. Hal ini ditandai dengan kunjungan benchmarking dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta yang dipimpin langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran senat universitas, termasuk 40 guru besar. Kunjungan ini berlangsung selama tiga hari dengan agenda diskusi intensif dan sharing session berbagai aspek strategis pengelolaan universitas. Selasa, 16/09/2025

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., didampingi Ketua dan Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, serta para Dekan, menyambut hangat rombongan UIN Surakarta di ruang rapat utama rektor. Dalam sambutannya, Prof. Masnun Tahir menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran full team UIN Surakarta. “Dengan tangan terbuka kami ucapkan marhaban, selamat datang di UIN Mataram. Silakan manfaatkan forum ini untuk menggali informasi dan pengalaman sebanyak-banyaknya. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik, termasuk berbagai dokumen pendukung seperti pedoman akademik, tata kelola BLU, hingga strategi publikasi dan kehumasan,” ujarnya.
Selama kunjungan, kedua universitas membahas sejumlah topik penting, di antaranya tata kelola universitas unggul, strategi akselerasi guru besar, tata kelola Badan Layanan Umum (BLU), serta penguatan tata kelola publikasi ilmiah dan kehumasan. Forum ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap tuntutan zaman dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rektor UIN Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, menegaskan keseriusan pihaknya hadir dengan kekuatan penuh. “Kami datang bersama guru besar dan senat sebagai wujud kesungguhan untuk belajar secara langsung dari UIN Mataram. Benchmarking ini kami fokuskan pada pengembangan kurikulum universitas dan tata kelola akademik agar ke depan UIN Surakarta semakin kuat dan berdaya saing,” ungkapnya.
Kunjungan ini tidak hanya mempererat silaturahmi antarperguruan tinggi Islam negeri, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang akademik, penelitian, publikasi, dan pengembangan kelembagaan. Melalui semangat kolaborasi ini, kedua universitas berkomitmen saling menguatkan untuk mewujudkan tata kelola modern dan kualitas pendidikan tinggi Islam yang unggul. Adita@Humas


