MATARAM: Upaya memperkuat fasilitas penunjang pendidikan tinggi terus dilakukan oleh UIN Mataram. Melalui agenda silaturahmi dan koordinasi strategis, Rektor Masnun Tahir menyampaikan usulan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) bagi mahasiswa dan dosen kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor didampingi Kepala Biro AAKK serta Direktur Pascasarjana UIN Mataram bertemu langsung dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Fakhri Hamzah.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. UIN Mataram secara resmi menyampaikan usulan pembangunan Rusunawa untuk mahasiswa dan dosen yang direncanakan masuk dalam program Tahun Anggaran 2027.
Rektor UIN Mataram menyampaikan bahwa kebutuhan hunian yang layak, aman, dan terjangkau menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Kehadiran Rusunawa diharapkan mampu membantu mahasiswa, khususnya yang berasal dari luar daerah, sekaligus mendukung kenyamanan dosen dalam menjalankan aktivitas akademik.
“Pembangunan Rusunawa ini menjadi bagian dari ikhtiar UIN Mataram dalam meningkatkan layanan dan fasilitas pendidikan. Kami berharap program ini dapat mendukung kenyamanan belajar mahasiswa dan memperkuat lingkungan akademik yang lebih kondusif,” ujarnya.
Selain sebagai fasilitas hunian, Rusunawa juga diproyeksikan menjadi ruang penguatan budaya akademik dan pembinaan karakter mahasiswa dalam lingkungan kampus yang terintegrasi.
Pihak kampus berharap usulan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat sehingga dapat direalisasikan sesuai rencana pada tahun anggaran mendatang. Kehadiran fasilitas hunian yang representatif diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan pendidikan dan kesejahteraan sivitas akademika.
Silaturahmi bersama Wakil Menteri juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara UIN Mataram dan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi keagamaan di daerah.
“Semoga ikhtiar ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi mahasiswa, dosen, serta pengembangan UIN Mataram ke depan,” tutupnya. Adita@Humas-ppid


