Mataram : Bagian dari komitmen internasionalisasi UIN Mataram, scivitas academica UIN Mataram berkomitmen penuh pada pembandingan global pencapaian the Sustainable Development Goals. Berfokus pada kontribusi pencapaian poin 1, 14, dan 17, Dr. Muchammadun, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Mataram telah mewakili institusi untuk membawakan suara pekerja batik pesisir dalam kajian lintas budaya pameran Batik Nyonyas: Tiga Generasi Seni dan Kewirausahaan di Museum Peranakan. Diseminasi temuan penelitian berfokus pada dua hal: [1] sikap dan resiliensi mental komunitas pekerja batik Jawa di Pekalongan, Jawa Tengah dan [2] rekomendasi kebijakan terhadap isu pengembangan masyarakat komunitas batik pesisir lintas budaya. Senin, 14/03/2025

Dengan pisau analisis pengembangan masyarakat, diseminasi penelitian dari UIN Mataram telah membawa pandangan baru atas pola-pola hubungan lintas budaya dalam tradisi usaha batik pesisir yang semula: [1] multi budaya namun tersegmen dan perubahan pola berbasis kemajuan media sosial serta [2] bagaimana pekerja Jawa lintas generasi menyikapi kesulitan hidup dengan spiritualitas kerja ngudi raos santosa. Pihak National Heritage Board of Singapore sebagai mitra kerjasama, lewat Peter Lee sebagai perwakilan dewan dan moderator di sesi diskusi di Ngee Ann auditorium, Asian Civilization Museum membawa audience dorongan motivasi kerja yang berbeda motifnya dan upaya-upaya Bersama lintas budaya untuk menjaga tradisi motif, proses dan distribusi batik yang memanusiakan para pegiat lintas budaya.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. KH. Masnun, M.Ag. mendorong upaya-upaya forum pertemuan lintas budaya dalam skala global untuk mendorong pengembangan masyarakat dalam kualitas hidup. Pendapat rektor UIN Matara ini: “ Komitmen UIN Mataram sebagai perguruan tinggi Keislaman di kancah global untuk berkontribusi pada wellbeing masyarakat lintas budaya, termasuk dalam forum kesejahteraan sosial pada seting pameran batik pesisir ini”. “ Kami berterima kasih atas kemitraan National Board Heritage of Singapore dalam internasionalisasi pengembangan masyarakat ini”, pungkasnya.

UIN Mataram Voices Coastal Batik Workers’ SDGs Issues at Singapore Academic Forum
Part of UIN Mataram’s internationalization commitment, UIN Mataram’s academic community is fully committed to global benchmarking of the Sustainable Development Goals. Focusing on contributing to the achievement of points 1, 14, and 17, Dr. Muchammadun, Department of Islamic Community Development, Faculty of Da’wah and Communication Sciences, UIN Mataram has represented the institution to bring the voice of coastal batik workers in a cross-cultural study of the Batik Nyonyas exhibition: Three Generations of Art and Entrepreneurship at the Peranakan Museum, Singapore. The dissemination of research findings focused on two things: [1] the attitudes and mental resilience of the Javanese batik worker community in Pekalongan, Central Java and [2] policy recommendations on cross-cultural coastal batik community development issues.
Using the perspective of community development, the dissemination of research from UIN Mataram has brought new insights into the patterns of cross-cultural relationships in the coastal batik business tradition that were originally: [1] multi-cultural but segmented and changing patterns based on social media advances and [2] how Javanese workers across generations respond to life’s difficulties with ngudi raos santosa work spirituality. The National Heritage Board of Singapore as a collaborative partner, through Peter Lee as a board representative and moderator in the discussion session at the Ngee Ann auditorium, Asian Civilization Museum brought the audience the motivation of different work motifs and joint cross-cultural efforts to maintain the tradition of batik motifs, processes and distribution that humanize cross-cultural activists.
The Rector of UIN Mataram, Prof. Dr. KH. Masnun, M.Ag. encourages the efforts of cross-cultural meeting forums on a global scale to encourage community development in quality of life. UIN Mataram Rector’s opinion: “UIN Mataram’s commitment as an Islamic university in the global arena to contribute to the wellbeing of cross-cultural communities, including in social welfare forums in the setting of this coastal batik exhibition”. “We are grateful for the partnership of the National Board Heritage of Singapore in the internationalization of this community development”, he wrapped up. Muchammadun -Adita@Humas


