MATARAM: Komitmen penguatan mutu pendidikan tinggi berbasis inovasi kembali ditegaskan oleh UIN Mataram melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) pembentukan STEM Education Research Center yang berlangsung pada Rabu senja. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof Dr. H. Masnun Tahir, dan dihadiri secara lengkap oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari para Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, pimpinan unit kerja, hingga para kepala laboratorium dan koordinator di lingkungan kampus. Kamis, 26/02/2026

FGD tersebut menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. H. Arskal Salim, GP, M.Ag, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, yang memberikan penguatan konseptual mengenai pentingnya transformasi pendidikan berbasis STEM dalam menjawab tantangan global, disrupsi teknologi, serta kebutuhan kompetensi abad ke-21. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan memiliki posisi strategis dalam mengintegrasikan keunggulan sains modern dengan nilai-nilai keislaman yang moderat dan berkemajuan.

Rektor UIN Mataram dalam arahannya menegaskan bahwa pembentukan STEM Education Research Center merupakan langkah akseleratif menuju kampus berkelas dunia yang adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menekankan bahwa pusat riset ini tidak hanya akan menjadi ruang produksi ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat kolaborasi lintas disiplin yang menghubungkan riset, pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat secara terintegrasi.

Secara substantif, STEM Education Research Center dirancang sebagai pusat integrasi Science, Technology, Engineering, dan Mathematics dalam ekosistem akademik yang kolaboratif dan berkelanjutan. Pusat ini akan mengembangkan inovasi kurikulum, model pembelajaran kreatif berbasis problem solving, publikasi ilmiah bereputasi, kemitraan dengan dunia industri, serta program pelatihan bagi dosen, guru, dan mahasiswa agar adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Diskusi yang berlangsung intens dan partisipatif tersebut juga menegaskan pentingnya membangun jejaring kemitraan strategis dengan berbagai pihak, baik pemerintah, industri, komunitas pendidikan, maupun lembaga riset nasional dan internasional. Dengan sinergi tersebut, UIN Mataram diharapkan mampu melahirkan inovasi pendidikan yang kontekstual dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Lebih dari itu, STEM Education Research Center UIN Mataram diorientasikan untuk menguatkan integrasi sains dan nilai-nilai keislaman. Pendekatan ini diharapkan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam kecakapan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran etis, spiritualitas yang kuat, serta komitmen terhadap pembangunan peradaban yang berkelanjutan.

Melalui FGD ini, UIN Mataram menegaskan langkah strategisnya sebagai kampus Islam unggulan yang progresif, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus tetap berakar kuat pada nilai-nilai keilmuan dan keislaman yang menjadi fondasi utama pengembangan pendidikan di Indonesia. Adita@HUmas-ppid