Mataram : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menggelar Workshop Tahap I Penyusunan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 15–17 Mei 2025, bertempat di Auditorium Rektorat. Kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam mendesain kurikulum berbasis capaian pembelajaran guna memperkuat daya saing akademik UIN Mataram menuju standar internasional. Jum’at, 16/05/2025

Workshop ini diikuti oleh seluruh Ketua dan Sekretaris Program Studi dari berbagai fakultas dan pascasarjana di lingkungan UIN Mataram. Kegiatan dilaksanakan atas kerja sama antara UIN Mataram dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta didampingi oleh 10 orang tenaga profesional sebagai reviewer. Para reviewer ini akan mendampingi proses penyusunan kurikulum dalam tiga tahapan workshop yang dirancang secara bertahap, sistematis, dan mendalam.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kolaborasi strategis ini dan kesungguhan seluruh peserta yang mengikuti proses dengan antusiasme penuh.

“Penyusunan kurikulum berbasis OBE ini bukan proses yang sederhana. Ini adalah bentuk ikhtiar konkret kita dalam membangun desain kurikulum berstandar internasional. Semua ini merupakan bagian dari visi besar UIN Mataram untuk bertransformasi menuju World Class University,” tegas Prof. Masnun.

Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa implementasi kurikulum OBE merupakan keniscayaan dalam menghadapi tantangan global dan tuntutan pasar kerja yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, keterlibatan aktif dan komitmen para pimpinan program studi menjadi kunci keberhasilan.

Workshop ini menjadi momentum penting dalam reformasi kurikulum di lingkungan UIN Mataram. Tahapan selanjutnya akan dilaksanakan dengan pendampingan berkelanjutan guna memastikan bahwa setiap program studi memiliki kurikulum yang tidak hanya relevan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan pengguna lulusan.

Melalui program ini, UIN Mataram semakin meneguhkan langkahnya menuju pendidikan tinggi Islam yang unggul, responsif, dan bertaraf internasional. Adita@Humas