MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram hari ini menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Kantor Bupati Lombok Utara. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Utara, Dr. TGH Najmul Akhyar, bersama Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, serta disaksikan oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak. Selasa, 31/03/2026

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis keilmuan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara menyampaikan apresiasi tinggi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menilai UIN Mataram sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Nusa Tenggara Barat yang memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan daerah.
“Kami merasa bangga dan menyambut baik kerja sama ini. Harapan kami, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan UIN Mataram dapat semakin kuat, sehingga kehadiran kampus tidak hanya dalam konteks akademik, tetapi juga nyata dalam membantu dan membangun daerah Lombok Utara menjadi lebih maju,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Mataram menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Bupati beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Ia menegaskan bahwa hubungan antara UIN Mataram dan masyarakat Lombok Utara selama ini telah terjalin erat, khususnya melalui kontribusi mahasiswa asal daerah tersebut.
“Ratusan mahasiswa asal Lombok Utara telah menerima beasiswa untuk menempuh pendidikan di UIN Mataram. Bahkan, saat ini tercatat lebih dari 1.200 mahasiswa kami berasal dari Lombok Utara. Ini merupakan bentuk kepercayaan yang luar biasa dan menjadi tanggung jawab kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik,” jelas Rektor.
Lebih lanjut, Rektor juga mengungkapkan rencana strategis ke depan, di mana Kabupaten Lombok Utara akan dijadikan sebagai lokasi percontohan pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) dengan fokus pada pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal. Program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.
Sebagai daerah yang dikenal dengan keindahan destinasi wisata kelas dunia, seperti kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, Lombok Utara dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid antara akademisi dan pemerintah daerah, Lombok Utara optimis dapat terus berkembang sebagai daerah maju berbasis potensi lokal dan berdaya saing global. Adita@Humas-ppid


