Mataram: Dalam semangat membangun generasi muda yang siap berkarya dan berdaya saing, UIN Mataram melalui bagian humas dan kerjasama  berhasil menorehkan langkah progresif dengan menyelenggarakan Audisi dan Seleksi Program Magang Mahasiswa Multitalenta 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar panjang kampus untuk menyiapkan duta komunikasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil dalam praktik kehumasan. Selasa, 08/07/2025

Program ini mendapat sorotan positif di tengah peluncuran Program Mahasiswa Magang Nasional oleh Menteri Agama RI beberapa waktu lalu. UIN Mataram disebut sebagai kampus yang telah mengawalinya sejak 2022, jauh sebelum program tersebut menjadi agenda nasional.

“Ini bukan hal baru bagi kami. UIN Mataram sudah lebih dahulu merintis program magang ini sejak beberapa tahun lalu. Dan kini, program ini justru menjadi relevan secara nasional. Kita harus terus kembangkan karena ini berdampak langsung bagi peningkatan kapasitas dan percaya diri mahasiswa,” tegas Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag.

Sejak dimulai tahapan seleksi pada Juni 2025, sebanyak 125 mahasiswa aktif semester 2 dan 4 telah mendaftar dan mengikuti proses seleksi administratif dan tahap awal audisi. Kini, program telah memasuki tahap ketiga, dan hanya 50 peserta terbaik yang tersisa dan terus bersaing menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka.

Program ini bukan hanya soal seleksi dan pelatihan. Di balik proses itu, ada semangat membentuk mahasiswa yang siap menjadi komunikator strategis, yang paham bagaimana membangun narasi kelembagaan, mendokumentasikan momentum kampus, dan menjadi wajah UIN Mataram di ruang publik.

Suhirman Adita, Pranata Humas Ahli Muda sekaligus pembina program, menjelaskan bahwa Magang Mahasiswa Multitalenta adalah model pembinaan yang mengintegrasikan pembelajaran teori dan praktik langsung dalam bidang kehumasan kampus.

“Kami melatih mahasiswa bukan hanya untuk tampil percaya diri, tapi juga menguasai skill seperti public speaking, jurnalistik, fotografi, videografi, MC, dan keprotokoleran. Ini modal penting di dunia profesional hari ini,” jelas Suhirman.

Mahasiswa peserta magang bukan sekadar ‘membantu’ kerja kehumasan, tapi menjadi subjek utama dalam produksi konten, dokumentasi kegiatan, dan komunikasi strategis kampus. Dengan pendampingan langsung, para peserta diberi ruang untuk berkembang dalam suasana kerja profesional dan kolaboratif.

Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari strategi besar UIN Mataram dalam membangun citra dan reputasi kampus. Melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam kerja-kerja kehumasan, kampus ini menanamkan nilai partisipatif, kolaboratif, dan kreatif dalam pengelolaan komunikasi publik.

Dengan terus berjalannya seleksi ini, para mahasiswa yang terpilih nantinya akan menjalani masa magang selama satu tahun penuh, dilengkapi pelatihan, praktik langsung, serta pelibatan intensif dalam proyek komunikasi kampus.

Langkah ini sekaligus menegaskan posisi UIN Mataram sebagai role model kampus Islam yang progresif dan adaptif, yang mengangkat potensi mahasiswa menjadi kekuatan strategis dalam membangun branding university dan mengarusutamakan komunikasi berbasis nilai dan aksi nyata. Adita@Humas