Berita Humas UIN Mataram  : Kiprah mahasiswi UIN Mataram kembali menginspirasi. Pipit Safitri, Rabiatul Adawiyah dan Naziva Munaziroh mahasiswi semester IV Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram, sukses mencatatkan prestasi membanggakan dalam program pertukaran pelajar Semangat Muda Indonesia (SMI) dengan menjelajah tiga negara: Singapura, Malaysia, dan Thailand. Sabtu, 12/03/2025

Program yang berlangsung sejak 16 hingga 24 Februari 2025 ini diikuti oleh pemuda-pemudi terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Pipit menjadi salah satu peserta terbaik yang lolos setelah melalui proses seleksi ketat yang menilai kapasitas akademik, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan. Tak hanya sebagai peserta, Pipit tampil sebagai kontributor aktif dalam misi edukasi dan diplomasi budaya.

Selama program, Pipit mengajar di Sekolah Indonesia Singapura LTD, melakukan studi banding ke Universitas Malaya di Malaysia, serta mengikuti kegiatan sosial dan eksplorasi budaya di Thailand. Dalam setiap aktivitasnya, ia turut memperkenalkan seni baca Al-Qur’an serta menyampaikan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin kepada peserta lintas budaya dari berbagai negara.

“Kami beritga merasa sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi representasi mahasiswa UIN Mataram dalam program internasionalisasi kampus tahun ini. Bukan hanya pengalaman pribadi, tetapi bagian dari kontribusi nyata untuk mengenalkan kampus Islam dan budaya Indonesia yang kaya di kancah internasional,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd. “Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa kita mampu bersaing dan berperan di panggung global. Pipit adalah contoh mahasiswi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif membawa nilai-nilai luhur agama dan bangsa,” ujarnya.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. Ia menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa seperti Pipit sejalan dengan visi internasionalisasi kampus. “UIN Mataram saat ini telah menjalin kerja sama dengan 15 perguruan tinggi luar negeri, dan keikutsertaan mahasiswa dalam program pertukaran seperti ini adalah bagian dari misi besar kita: membawa kampus Islam ke ranah global,” tegasnya.

Rektor juga menekankan pentingnya membangun generasi muda yang unggul secara intelektual, spiritual, dan memiliki daya saing global. “Pipit, Rabiatul dan Naziva adalah inspirasi. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang siap menjadi duta kampus dalam berbagai forum internasional.”

Dengan semangat juang, intelektualitas, dan dukungan sivitas akademika UIN Mataram, Pipit Safitri dkk membuktikan bahwa mahasiswi tafsir mampu tampil sebagai agen perubahan, mengusung Islam yang damai dan budaya yang bermartabat ke panggung dunia. Adita@Humas