Mataram: Antusiasme masyarakat terhadap ibadah haji tahun 2025 menggema hingga jagat maya. Hari ini, Minggu (11/5), frasa kunci “Kemenag Untuk Haji” dan tagar #JNK_Keagamaan berhasil menembus jajaran top trending topic Twitter Indonesia. Ribuan warganet ramai-ramai membagikan dukungan, doa, dan ucapan syukur atas dimulainya keberangkatan jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci. Minggu, 11/05/2025

Fenomena digital ini menjadi cerminan betapa kuatnya perhatian publik terhadap momen spiritual terbesar umat Islam. Ekspresi haru, bangga, dan harapan membanjiri lini masa, memperlihatkan bahwa haji bukan sekadar ibadah, melainkan bagian dari kebanggaan kolektif bangsa.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., memberikan apresiasi atas respons masyarakat yang luar biasa. Ia menilai, tren ini bukan sekadar euforia, tetapi indikator kuat akan besarnya ekspektasi publik terhadap kualitas pelayanan haji tahun ini.
“Ketika media sosial ramai membicarakan haji, itu artinya masyarakat menaruh harapan besar terhadap pelayanannya. Trending-nya tagar dan frasa ini membuktikan bahwa komunikasi publik Kemenag sampai ke lapisan masyarakat,” ungkap Prof. Masnun.
Kementerian Agama RI sendiri telah menunjukkan komitmen serius dalam menyempurnakan layanan ibadah haji 2025. Berbagai inovasi pelayanan diluncurkan, mulai dari pendekatan inklusif untuk jamaah lansia dan disabilitas, fasilitas ramah kelompok rentan, pelatihan intensif bagi petugas, hingga pemanfaatan teknologi pemantauan digital.
Lebih dari sekadar ritual, haji tahun ini menjadi simbol kolaborasi negara dan umat dalam membangun pelayanan keagamaan yang transparan dan berkeadilan. Di tengah kemajuan era digital, kekuatan media sosial berhasil menjadi saluran aspirasi, sekaligus ruang dukungan spiritual yang menyatukan bangsa.

Prof. Masnun sangat optimis dengan harapan bahwa tren ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan haji ke depan, serta menegaskan pentingnya komunikasi publik berbasis digital dalam menyuarakan pelayanan negara kepada umat.
“Dukungan masyarakat adalah kekuatan moral yang tak ternilai. Mari kita doakan agar seluruh jamaah diberi kelancaran, kesehatan, dan mampu menunaikan rukun Islam kelima dengan penuh khusyuk,” pungkasnya.
Sebagai Ketua Forum Rektor PTKIN Indonesia, Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., juga mengajak seluruh insan kampus, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), untuk terus menyuarakan dukungan positif dan mendoakan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi spiritual dan intelektual dari kalangan akademisi dapat menjadi energi moral yang memperkuat semangat pelayanan dan pembinaan umat, sekaligus menunjukkan peran strategis kampus dalam mengawal agenda-agenda besar keumatan dan kebangsaan. Adita@Humas


