JAKARTA: Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mengajak seluruh Kepala Madrasah serta pimpinan Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren di lingkungan Kementerian Agama se-Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Launching PMB PTKIN Tahun 2026 yang akan dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia dan dilaksanakan secara daring. Minggu, 21/12/2025

Kegiatan Launching PMB PTKIN 2026 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Momentum ini menjadi penanda dimulainya rangkaian penerimaan mahasiswa baru PTKIN tahun 2026 sekaligus ruang strategis sosialisasi kebijakan, jalur seleksi, dan penguatan sinergi nasional antara PTKIN, madrasah, serta pondok pesantren.
Ketua Forum Rektor PTKIN Indonesia, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Agama RI dan Panitia Nasional PMB PTKIN atas terselenggaranya kegiatan launching secara nasional dan terbuka. Menurutnya, keterlibatan langsung Menteri Agama RI menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berkualitas dan berkeadilan.
“Forum Rektor PTKIN Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan dukungan Menteri Agama RI terhadap penguatan PMB PTKIN. Launching ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, menyamakan persepsi, dan memperkuat sinergi antara PTKIN, madrasah, serta pondok pesantren di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Masnun.
Lebih lanjut, Prof. Masnun yang juga Rektor UIN Mataram menyampaikan harapan agar Launching PMB PTKIN 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi titik awal gerakan bersama dalam mendorong lulusan madrasah dan pesantren melanjutkan studi ke PTKIN. Ia menegaskan bahwa PTKIN siap menjadi ruang pengembangan keilmuan, karakter, dan kepemimpinan generasi muda Islam Indonesia.
“Madrasah dan pesantren adalah mitra strategis PTKIN dalam melahirkan generasi tafaqquh fiddin yang moderat, inklusif, dan berdaya saing. Kami berharap para kepala madrasah dan pimpinan pesantren dapat menjadi duta informasi PMB PTKIN di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Masnun juga mengajak secara langsung seluruh Kepala Madrasah serta pimpinan Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren se-Indonesia untuk mengikuti kegiatan Launching PMB PTKIN 2026 secara daring dan berpartisipasi aktif hingga seluruh rangkaian acara selesai. Partisipasi ini dinilai penting sebagai bentuk dukungan nyata terhadap agenda strategis nasional pendidikan Islam.
“Dengan kebersamaan dan komitmen kolektif, kita optimistis PMB PTKIN 2026 akan berjalan lebih berkualitas, transparan, dan mampu menjaring calon mahasiswa terbaik dari madrasah dan pesantren di seluruh Indonesia,” pungkasnya. Adita@HUmas


