MATARAM:  Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti ruang rapat utama Rektorat Universitas Islam Negeri Mataram, saat Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Ismail Cawidu, M.A., memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASNKegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan UIN Mataram, mulai dari para wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga, hingga sejumlah pejabat struktural lainnya. Senin, 10/11/2025

Dalam arahannya, Ismail Cawidu menegaskan pentingnya ASN Kementerian Agama, termasuk yang bertugas di lingkungan perguruan tinggi keagamaan, untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan etika pelayanan publik. Menurutnya, ASN tidak hanya menjadi pelaksana administrasi, tetapi juga agen perubahan yang membawa nilai-nilai moral dan spiritual dalam tata kelola kelembagaan.

“ASN di perguruan tinggi keagamaan punya tanggung jawab ganda: menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan sekaligus menjadi teladan moral di lingkungan akademik. Kinerja yang baik harus disertai dengan niat pengabdian yang tulus,” ujar Ismail Cawidu dengan penuh penekanan.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah transformasi kelembagaan UIN Mataram yang semakin adaptif terhadap tantangan era digital dan tuntutan reformasi birokrasi. Menurutnya, perubahan mindset dan budaya kerja menjadi kunci dalam membangun birokrasi yang responsif dan melayani.

“Digitalisasi dan transparansi bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. ASN harus berani berubah dan belajar. Kalau tidak, kita akan tertinggal oleh dinamika zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Mataram, Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., yang hadir mewakili Rektor, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Stafsus Menteri Agama. Ia menyebut kegiatan pembinaan ini sebagai momen penting untuk memperkuat komitmen ASN UIN Mataram dalam menjalankan fungsi pelayanan publik yang humanis dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

“Bimbingan dan arahan dari Bapak Ismail Cawidu sangat relevan dengan semangat perubahan yang sedang kami lakukan di UIN Mataram. Pembinaan ini menjadi energi baru bagi ASN untuk bekerja lebih profesional, berintegritas, dan inovatif,” ungkapnya.

Kegiatan pembinaan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta antusias menyampaikan pandangan serta harapan terhadap peningkatan mutu layanan dan tata kelola kelembagaan. Suasana akrab dan penuh semangat menandai berakhirnya kegiatan, mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan perguruan tinggi dalam membangun aparatur yang unggul dan berkara. Adita@HUmas-ppid