Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag bersama Direktur Jami’ah Islamiyah UIN Mataram melaksanakan Workshop Pengembangan Kurikulum Jami’ah UIN Mataram pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Revitalisasi Kurikulum Ma’had Jaami’ah Al Islamiyah Universitas Islam Negeri Mataram untuk Mencetak Mahasantri Unggul dan Berdaya Saing Global.”

Workshop menghadirkan narasumber Prof. Dr. Wildan Darganita, Lc., M.A sebagai bagian dari upaya penguatan sistem pembinaan mahasantri yang lebih adaptif terhadap tantangan pendidikan tinggi global. Kegiatan itu menjadi momentum penting dalam mengevaluasi sekaligus merumuskan arah pengembangan kurikulum Ma’had Jaami’ah agar mampu menjawab kebutuhan generasi muda di era transformasi digital dan kompetisi internasional.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag menegaskan bahwa revitalisasi kurikulum Ma’had Jaami’ah merupakan langkah strategis UIN Mataram dalam membangun kualitas mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, karakter kepemimpinan, dan kemampuan bersaing di tingkat global.

Menurutnya, Ma’had Jaami’ah memiliki posisi penting dalam membentuk identitas intelektual dan moral mahasiswa. Karena itu, sistem pembinaan di lingkungan Ma’had perlu terus diperkuat melalui kurikulum yang relevan, progresif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman moderat.

“Mahasantri hari ini harus dipersiapkan menghadapi perubahan global yang sangat cepat. Mereka tidak cukup hanya memahami ilmu keislaman, tetapi juga harus memiliki kemampuan bahasa asing, literasi teknologi, wawasan internasional, dan keterampilan sosial yang kuat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan kurikulum Ma’had tidak dapat dilakukan secara konvensional. Dibutuhkan pendekatan baru yang mampu mengintegrasikan penguatan akademik, pembinaan karakter, penguasaan teknologi, serta pengembangan budaya riset dan komunikasi global di lingkungan mahasiswa.

Selain itu, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag menilai revitalisasi kurikulum menjadi bagian penting dalam mendukung visi besar UIN Mataram menuju perguruan tinggi Islam yang unggul dan kompetitif di tingkat internasional. Menurutnya, kualitas pembinaan mahasantri akan berpengaruh besar terhadap kualitas lulusan dan reputasi institusi di masa mendatang.

Sementara itu, Prof. Dr. Wildan Darganita, Lc., M.A dalam pemaparannya menekankan pentingnya penguatan kurikulum berbasis kompetensi dan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan tradisi intelektual Islam yang menjadi fondasi utama pendidikan Ma’had. Ia menilai Ma’had Jaami’ah harus mampu menjadi pusat pembentukan generasi muda Islam yang moderat, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan global.

Workshop tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan akselerasi dalam peningkatan kualitas layanan pembinaan kepada mahasantri yang bermukim di Ma’had Jaami’ah UIN Mataram. Tidak hanya pada aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, serta penguatan karakter mahasiswa.

Melalui revitalisasi kurikulum tersebut, UIN Mataram menegaskan komitmennya dalam menciptakan sistem pendidikan yang integratif dan berorientasi masa depan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan mahasantri yang unggul, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.Adita@Humas-ppid