MATARAM: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram sekaligus Ketua Forum Rektor PTKIN se-Indonesia, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan komitmen penuh terhadap penguatan integritas dalam pelayanan publik pada kegiatan Sosialisasi Implementasi Pengelolaan Konflik Kepentingan yang diselenggarakan Kementerian Agama sebagai bagian dari Aksi Stranas Pencegahan Korupsi 2025–2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama H. Khairunnas, SH., M.H. yang menekankan bahwa benturan kepentingan merupakan salah satu kerawanan birokrasi yang perlu diantisipasi melalui pengendalian yang sistematis dan kesadaran penuh dari seluruh ASN. Ia menegaskan bahwa pengelolaan konflik kepentingan bukan hanya dokumen administratif, tetapi bagian dari disiplin etis yang harus terinternalisasi dalam budaya kerja Kemenag.

Merespons arahan tersebut, Rektor UIN Mataram menyampaikan apresiasi tinggi atas ketegasan Itjen dalam mengawal agenda pencegahan korupsi. Menurutnya, perguruan tinggi keagamaan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Ia memastikan bahwa seluruh pimpinan PTKIN berada pada barisan yang sama dan siap menjalankan pedoman Itjen secara tegak lurus.

Dalam pernyataannya, Prof. Masnun menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang yang bersih dari konflik kepentingan, baik dalam aspek akademik, administrasi, maupun pengelolaan sumber daya. Ia menambahkan bahwa PTKIN memiliki peran strategis membentuk generasi yang berintegritas, sehingga penguatan pencegahan korupsi harus menjadi agenda prioritas.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan unit strategis Kementerian Agama, pimpinan PTKIN, serta unsur Kanwil dan Kemenag Kabupaten/Kota. Melalui forum ini, terbangun kesepahaman bersama mengenai pentingnya pemetaan, pencegahan, dan penanganan konflik kepentingan sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola instansi pemerintah.

Dengan komitmen yang ditegaskan Rektor UIN Mataram dan dukungan penuh Itjen Khairunas, agenda penguatan integritas di lingkungan Kemenag memasuki babak baru yang lebih terarah dan sistematis. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi birokrasi yang bersih, modern, dan terpercaya di mata publik. Adita@Humas-ppid