MATARAM: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram memimpin langsung rapat koordinasi strategis terkait persiapan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Mataram dalam menghadapi program Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat. Kegiatan ini menjadi momentum penting mengingat tahun ini merupakan tahun kedua partisipasi UIN Mataram dalam program nasional tersebut. Selasa, 31/03/2026

Rapat yang berlangsung dalam suasana serius namun konstruktif ini dihadiri oleh seluruh tim PPID, unsur pimpinan, serta unit kerja terkait. Fokus utama pembahasan diarahkan pada penguatan strategi, peningkatan kualitas layanan informasi publik, serta kesiapan dokumen dan indikator penilaian yang menjadi tolok ukur dalam proses monitoring.

Dalam arahannya, Rektor yang juga bertindak sebagai atasan langsung PPID menegaskan bahwa capaian UIN Mataram pada tahap awal telah menunjukkan progres yang menggembirakan. Keikutsertaan dalam program monitoring pada tahun sebelumnya menjadi fondasi penting dalam membangun sistem tata kelola informasi yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat tim berpuas diri. Justru, tahun kedua ini harus menjadi fase akselerasi untuk mendorong peningkatan kualitas secara signifikan. Ia menekankan bahwa seluruh tim PPID harus mampu bergerak lebih cepat, lebih terukur, dan lebih inovatif dalam menghadirkan layanan informasi yang adaptif di era digital.

“Capaian tahun lalu adalah langkah awal yang baik. Namun, tahun ini kita harus berlari lebih kencang. Target kita jelas, yaitu menjadikan UIN Mataram sebagai kampus yang informatif dengan standar nasional,” tegas Rektor dalam arahannya.

Rektor juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas unit sebagai kunci utama keberhasilan. Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya tanggung jawab PPID semata, melainkan menjadi budaya institusi yang harus diinternalisasi oleh seluruh sivitas akademika.

Sementara itu, tim PPID UIN Mataram menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi, baik dalam aspek pelayanan, digitalisasi informasi, maupun penyediaan data yang akurat dan mudah diakses oleh publik. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat citra UIN Mataram sebagai institusi pendidikan tinggi yang terbuka dan profesional.

Melalui rapat koordinasi ini, UIN Mataram meneguhkan langkah strategisnya dalam mengawal prinsip keterbukaan informasi publik. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, kampus ini optimis mampu meraih predikat sebagai kampus informatif dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi PPID tahun 2026. Adita@Humas-ppid