MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram kembali mencatatkan inovasi dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag., sebanyak 2.640 mahasiswa secara resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui lima jalur KKP yang menjangkau tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Pelepasan peserta KKP Tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan pengabdian ribuan mahasiswa UIN Mataram yang akan terjun langsung ke tengah masyarakat untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, memberdayakan masyarakat, serta membangun kolaborasi lintas daerah dan lintas negara.“Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan dan agen pemberdayaan. Melalui KKP, saudara-saudara belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan. Pengabdian inilah yang menjadi jati diri perguruan tinggi,” ujar Prof. Masnun.Dari total 2.640 peserta KKP, sebanyak 2.585 mahasiswa akan melaksanakan KKP Reguler di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Utara. Sebanyak 20 mahasiswa akan mengikuti KKP Internasional di Malaysia dan Thailand, delapan mahasiswa mengikuti KKN Nusantara di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dua mahasiswa mengikuti KKN Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel Surabaya, serta 25 mahasiswa lainnya mengikuti KKN Kolaborasi PTKIN di IAIN Kerinci dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.“Pengabdian hari ini harus melampaui batas-batas geografis. Karena itu, kami membuka ruang pengabdian dari desa-desa di Lombok hingga mancanegara. Kami ingin mahasiswa UIN Mataram memiliki wawasan global, tetapi tetap berpijak pada nilai-nilai lokal dan semangat pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.Lebih lanjut, Prof. Masnun berpesan agar seluruh peserta KKP menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, dan menjadi duta moderasi beragama serta kebangsaan di setiap lokasi pengabdian.“Jadilah representasi terbaik UIN Mataram. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, hormati budaya setempat, dan hadirkan program-program yang memberikan manfaat serta meninggalkan jejak pengabdian yang berkelanjutan,” pesannya.Pelaksanaan KKP Tahun 2026 sekaligus menegaskan komitmen UIN Mataram dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan. Melalui lima jalur pengabdian tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.@RSA