Mataram: Merespon cepat situasi darurat akibat banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Mataram, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., membentuk Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat Banjir, sebagai wujud kepedulian terhadap sivitas akademika dan masyarakat terdampak. Senin, 07/07/2025

Sejak Minggu sore (6/7), Rektor menerima laporan langsung dari sejumlah dosen dan tenaga kependidikan UIN Mataram yang rumahnya terdampak banjir, terutama di wilayah Kekalik, Perumnas, dan Seruni. Air dilaporkan menggenangi rumah warga setinggi 70 cm hingga lebih dari 1 meter, menyebabkan aktivitas warga terganggu dan menimbulkan kerugian material.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Rektor bersama para Wakil Rektor segera mengambil langkah cepat dan terkoordinasi. Sebuah pasukan gabungan yang terdiri dari unsur Bagian Umum dan Humas dibentuk sebagai ujung tombak dalam misi kemanusiaan ini. Tim tersebut dipimpin langsung oleh Kasubbag Umum, Neni Rismayanti, M.Ak., dan bergerak ke beberapa lokasi terdampak sambil membawa bantuan logistik seperti air mineral, mie instan, dan makanan ringan.

Bantuan disalurkan secara langsung kepada dosen, pegawai, dan warga sekitar yang terdampak. Selain bentuk nyata kepedulian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas internal kampus di tengah bencana.
Dalam keterangannya, Rektor Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Mataram dan sekitarnya. Beliau mendoakan agar masyarakat diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.
“Kami dari UIN Mataram turut merasakan kesulitan yang dialami oleh warga, khususnya sivitas akademika yang terdampak. Semoga bantuan kecil ini bisa sedikit meringankan beban. Dan mari kita jadikan momen ini sebagai refleksi untuk lebih mencintai lingkungan,” tutur Rektor.

Rektor juga mengajak seluruh masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta membangun harmoni antara manusia dan alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam merawat bumi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa UIN Mataram bukan hanya institusi pendidikan, tetapi juga bagian dari komunitas yang hadir dan tanggap dalam setiap situasi darurat kemanusiaan. Adita@Humas


