MATARAM: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag, menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Pembinaan ASN yang disampaikan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Wawan Junaedi, M.Si. Kegiatan ini dinilai sebagai suplemen strategis dalam memperkuat tata kelola sumber daya manusia dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UIN Mataram. Rabu, 24/12/2025

Pembinaan tersebut mengangkat tema Kebijakan Peningkatan Jenjang Karier Dosen dan Tenaga Kependidikan dalam Perspektif Kepegawaian dan diikuti oleh jajaran pimpinan strategis UIN Mataram, meliputi para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris LPM serta LP2M, Kepala dan Sekretaris SPI, Kepala UPT TIPD, Perpustakaan, dan Pusat Pengembangan Bisnis, para pejabat Eselon III, serta Ketua Tim Perencanaan, Humas, dan Kepegawaian.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Mataram menegaskan bahwa penguatan tata kelola SDM merupakan agenda fundamental dalam pembangunan institusi pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing. Menurutnya, pembinaan yang disampaikan langsung oleh Kepala Biro SDM Kemenag RI memberikan penguatan konseptual sekaligus arah kebijakan yang sangat relevan dengan kebutuhan pengelolaan karier dosen dan tenaga kependidikan di UIN Mataram.
“Pembinaan ini menjadi suplemen strategis yang tidak hanya memperkaya pemahaman regulasi kepegawaian, tetapi juga memperkuat arah kebijakan pengelolaan SDM dosen dan tendik agar lebih profesional, terencana, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Masnun Tahir.
Sementara itu, Dr. H. Wawan Junaedi, M.Si dalam pemaparannya menekankan pentingnya pengelolaan karier ASN berbasis sistem merit, kinerja, dan kepatuhan terhadap regulasi kepegawaian yang berlaku. Ia menegaskan bahwa dosen dan tenaga kependidikan merupakan aset strategis PTKIN yang harus dikelola secara sistematis agar mampu mendorong peningkatan mutu akademik, tata kelola institusi, dan kualitas layanan publik.
Pembinaan ini juga menjadi ruang dialog strategis antara pimpinan UIN Mataram dan Kementerian Agama RI dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasi di tingkat satuan kerja. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat reformasi birokrasi kampus dan memperkuat kapasitas kelembagaan UIN Mataram.
Melalui kegiatan ini, UIN Mataram meneguhkan komitmennya untuk terus membangun tata kelola SDM dosen dan tenaga kependidikan yang akuntabel, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan mutu, sebagai fondasi utama mewujudkan perguruan tinggi keagamaan Islam yang unggul dan adaptif terhadap dinamika zaman. Adita@Humas-ppid


