MATARAM: Sinergi kuat antara pemerintah, madrasah, sekolah, dan pesantren di Nusa Tenggara Barat kembali menunjukkan hasil positif dalam pelaksanaan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) tahun 2026. Kolaborasi ini turut mendorong meningkatnya partisipasi siswa yang memilih melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Mataram. Jumat, 06/03/2026

Berdasarkan data panitia penerimaan mahasiswa baru, tercatat sebanyak 524 sekolah, madrasah, dan pondok pesantren se-Nusa Tenggara Barat telah melakukan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai tahapan awal dalam proses seleksi. Dari jumlah tersebut, 2.977 siswa telah melakukan finalisasi pendaftaran dan memilih UIN Mataram sebagai salah satu tujuan studi mereka melalui jalur SPAN PTKIN 2026.
Rektor UIN Mataram, Prof Dr TGH Masnun Tahir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan SPAN PTKIN tahun ini. Ia menilai keberhasilan proses pendaftaran tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan berbagai lembaga pendidikan di bawah koordinasi Kementerian Agama.
“Keberhasilan pelaksanaan SPAN PTKIN tahun ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang kuat. Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-NTB, para kepala sekolah, kepala madrasah, serta pimpinan pondok pesantren yang telah memberikan dukungan penuh dalam proses pengisian PDSS hingga finalisasi pendaftaran siswa,” ungkapnya.
Menurut Rektor, keterlibatan aktif madrasah, sekolah, dan pesantren dalam mendampingi para siswa merupakan bagian penting dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda di daerah. Pendampingan tersebut memastikan setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi akademik.
Ia juga menegaskan bahwa meningkatnya jumlah pendaftar menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UIN Mataram sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Lebih jauh, Rektor berharap sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, serta lembaga pendidikan menengah di Nusa Tenggara Barat dapat terus diperkuat di masa mendatang. Kerja sama ini dinilai penting dalam menyiapkan generasi muda yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, serta memiliki kedalaman nilai-nilai keislaman.
SPAN PTKIN sendiri merupakan jalur seleksi nasional berbasis prestasi yang memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tanpa melalui ujian tertulis. Seleksi dilakukan berdasarkan rekam jejak akademik dan prestasi siswa selama menempuh pendidikan di sekolah atau madrasah.
Dengan tingginya partisipasi sekolah dan siswa pada tahun ini, UIN Mataram optimistis dapat menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan nilai keislaman, serta pembangunan masyarakat yang lebih maju dan berkeadaban. Adita@Humas-ppid


