MATARAM: Rektor UIN Mataram mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama mengirimkan doa dan menghadiahkan pahala Al-Fatihah bagi almarhum Try Sutrisno, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 yang wafat pada 2 Maret 2026 di Jakarta. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan empati mendalam atas kepergian salah satu tokoh nasional yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara. Selasa, 03/03/2026

Menurut Rektor, doa merupakan ikhtiar spiritual yang mencerminkan nilai luhur bangsa Indonesia, khususnya dalam tradisi akademik Islam yang menjunjung tinggi penghormatan kepada para pendahulu dan pemimpin bangsa. Sivitas akademika UIN Mataram diimbau untuk meluangkan waktu, baik secara pribadi maupun kolektif di lingkungan fakultas dan unit kerja, guna mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Selain pengibaran Bendera Merah Putih setengah tiang selama masa Hari Berkabung Nasional, suasana kampus juga diisi dengan doa bersama sebagai simbol solidaritas moral dan spiritual. Rektor menegaskan bahwa penghormatan ini bukan semata seremonial, melainkan wujud kesadaran historis atas kontribusi almarhum dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat fondasi pertahanan negara.
Try Sutrisno dikenal sebagai figur militer dan negarawan yang disiplin, tegas, serta memiliki komitmen kuat terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jejak pengabdiannya menjadi teladan tentang pentingnya integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah publik.

Rektor berharap momentum duka nasional ini dapat menjadi refleksi bersama bagi generasi muda kampus untuk menumbuhkan semangat pengabdian dan cinta tanah air. Nilai-nilai keteladanan yang diwariskan almarhum diharapkan terus hidup dalam praktik keilmuan, kepemimpinan, dan pengabdian sosial yang dijalankan oleh sivitas akademika UIN Mataram.
Dengan doa yang tulus dan penghormatan yang khidmat, UIN Mataram menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam setiap momentum kebangsaan, menjaga memori kolektif bangsa, serta meneruskan semangat pengabdian para putra terbaik Indonesia. Adita@Humas-ppid


