Mataram: Universitas Islam Negeri Mataram meneguhkan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola informasi publik yang transparan dan akuntabel. Komitmen ini diwujudkan melalui launching Kampus Informatif yang dipimpin langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., di halaman Auditorium kampus, Usai pelaksanaan upacara bendera HUT ke-80 Republik Indonesia. Minggu, 17/08/2025

Rektor menegaskan bahwa kehadiran Kampus Informatif merupakan bentuk nyata implementasi Surat Menteri Agama No. S.434 Tahun 2024 tentang Optimalisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Menurutnya, keterbukaan informasi publik bukan hanya kewajiban regulatif, melainkan juga kebutuhan strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi.

“Launching Kampus Informatif ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan layanan informasi di UIN Mataram berjalan cepat, transparan, akuntabel, dan inklusif. Ini adalah wujud pengabdian kampus kepada publik, sekaligus komitmen kita melaksanakan amanah Menteri Agama,” ungkap Prof. Masnun dalam sambutannya.

Melalui Kampus Informatif, UIN Mataram berupaya mengoptimalkan peran PPID dalam menyediakan informasi yang relevan, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Hal ini juga menjadi pijakan penting dalam mendukung prinsip good governance serta memperkuat posisi UIN Mataram menuju World Class University.

Rangkaian launching Kampus Informatif juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda peringatan HUT RI di kampus, termasuk penganugerahan pin dan piagam Satya Lencana kepada ASN berprestasi serta pembagian hadiah lomba menghias tumpeng. Momen kebersamaan ditutup dengan Zikir Kebangsaan dan sarapan bersama, mempertegas semangat persaudaraan dan cinta tanah air yang melekat di lingkungan akademik UIN Mataram.

Rektor berharap dengan lahirnya Kampus Informatif, UIN Mataram dapat menjadi contoh kampus yang terbuka, modern, dan terpercaya dalam mengelola informasi publik. “Kampus ini adalah rumah ilmu dan pengabdian. Transparansi adalah jalan kita menjaga kepercayaan umat dan bangsa,” pungkasnya. Adita@Humas