Mataram:  UPT BahasaUniversitas Islam Negeri Mataram terus memperluas kiprahnya dalam pengembangan literasi bahasa internasional. Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Bahasa, kampus ini resmi menggandeng Majma’ Raja Salman dari Arab Saudi untuk menyelenggarakan HAMZA Test (Arabic Language Proficiency Test). Ujian bertaraf global ini digelar pada 19–20 November 2025 dan terbuka untuk seluruh sivitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa. Ahad, 28/09/2025

Kepala UPT Bahasa, Dr. H. Muhsinin, MA, menjelaskan bahwa HAMZA Test menjadi salah satu instrumen internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Arab secara objektif. Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat internasional yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai keperluan akademik, beasiswa, maupun pengembangan karier di kancah global. “Ini adalah peluang emas bagi mahasiswa dan dosen UIN Mataram untuk menguji kompetensinya, sekaligus mendapatkan pengakuan internasional atas kemampuan bahasa Arabnya,” jelas Muhsinin.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyambut baik penyelenggaraan HAMZA Test pertama ini sebagai langkah strategis dalam memantapkan UIN Mataram sebagai pusat literasi bahasa Arab di kawasan timur Indonesia. “Kami tidak hanya ingin membekali mahasiswa dengan kemampuan bahasa akademik, tetapi juga membuka akses agar mereka mampu bersaing di tingkat internasional. Sertifikat internasional dari HAMZA Test adalah modal penting menuju dunia akademik dan profesional global,” tegas Rektor.

Lebih lanjut, Rektor juga menegaskan bahwa pada periode berikutnya, UIN Mataram akan memperluas jangkauan HAMZA Test, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas. Hal ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi UIN Mataram dalam menguatkan literasi bahasa Arab di level nasional dan internasional.

Dengan hadirnya HAMZA Test, UIN Mataram tidak hanya mengokohkan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang progresif, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan generasi muda Indonesia dengan dunia Arab, memperkuat jejaring akademik global, dan menyiapkan generasi emas 2045 yang unggul dalam literasi bahasa internasional. Adita@HUmas