Mataram: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Rabu–Kamis, 6–7 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UIN Mataram ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., dan diikuti oleh 213 dosen dari seluruh program studi di lingkungan FTK.

Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya evaluasi, parameter penilaian, dan desain kurikulum yang terukur sebagai fondasi utama dalam membentuk profil lulusan yang unggul. “Keluaran alumni harus unggul, dan itu dimulai dari desain kurikulum yang baik. Dosen-dosen kita, yang banyak merupakan lulusan luar negeri, adalah aset penting dalam mewujudkan akreditasi internasional,” ungkapnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber utama Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I, dan Fitri Yuliawati, M.Pd.Si, keduanya dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam pemaparannya, Dr. Andi menekankan bahwa OBE merupakan paradigma pendidikan yang berfokus pada capaian hasil belajar mahasiswa. “Penyusunan kurikulum berbasis OBE harus diselaraskan dengan visi, misi, dan filosofi institusi. Penurunan CPL ke dalam CPMK dan sub-CPMK harus sistematis dan dapat diukur,” jelasnya.

Sementara itu, Fitri Yuliawati melengkapi sesi dengan penjelasan teknis tentang penyusunan RPS yang aplikatif dan relevan dengan dinamika pembelajaran di kelas. Para peserta diberikan bimbingan langsung untuk menyusun RPS masing-masing mata kuliah sebagai bentuk output konkret dari workshop ini.
Dekan FTK UIN Mataram, Prof. Dr. H. Jumarim, MHI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan kelanjutan dari kegiatan uji publik kurikulum OBE yang telah digelar sebelumnya pada 24 Juli 2025. “Respon positif dari para stakeholder menjadi energi positif untuk melangkah lebih jauh. Workshop ini merupakan bukti nyata komitmen FTK dalam membangun sistem pembelajaran yang unggul dan berbasis capaian,” ujarnya.

Selama dua hari, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penguatan konseptual tetapi juga wadah kolaboratif antar-dosen dan program studi untuk menyelaraskan dokumen RPS dengan prinsip-prinsip OBE. Diskusi aktif, simulasi, dan praktik langsung penyusunan RPS menjadi warna utama dalam setiap sesi.
Dengan diselenggarakannya workshop ini, FTK UIN Mataram menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada mutu. Penerapan OBE secara menyeluruh diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mengantarkan UIN Mataram menuju pengakuan global sebagai kampus berkelas dunia. Andre-Adita@Humas


