MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram menutup rangkaian Dies Natalis ke-59 dengan semarak luar biasa., yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA. Acara puncak yang digelar di halaman Rektorat UIN Mataram ini menampilkan berbagai kegiatan bernuansa akademik, budaya, dan ekologis yang merefleksikan semangat kampus sebagai Pusat Peradaban Islam Modern. Sabtu, 25/10/2025

Puncak perayaan dibuka dengan pelepasan kontingen pawai alegoris yang dipimpin langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag.. Dalam barisan yang penuh warna dan semangat, tampil 59 mahasiswa multitalenta dari Humas dan Protokol UIN Mataram sebagai pembawa bendera pataka. Mereka diikuti oleh barisan pimpinan rektorat, serta delegasi dari seluruh fakultas Tarbiyah, Syariah, Dakwah, FEBI, FUSA, dan Pascasarjana, masing-masing mengirimkan 59 peserta sebagai simbol usia ke-59 UIN Mataram.
Pawai alegoris ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya digelar dalam momentum Dies Natalis UIN Mataram. Sepanjang rute kampus, barisan pawai dikawal langsung oleh patroli kepolisian, Resimen Mahasiswa (Menwa), dan tim Humas Protokol, yang menjaga ketertiban dan kemeriahan acara hingga akhir.
Usai pawai, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Ekoteologi berupa penanaman pohon di taman Rektorat sebagai simbol komitmen UIN Mataram terhadap Green Campus dan keberlanjutan lingkungan. Momentum ini menggambarkan visi kampus dalam menyatukan nilai-nilai keislaman dengan kesadaran ekologis global.

Tidak berhenti di sana, suasana penuh makna berlanjut dengan pemeriksaan kesehatan mental yang digelar di area kampus bekerja sama dengan Rumah Sakit Mutiara Sukma melalui program Pojok Healing. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang antusias mengikuti sesi konsultasi serta edukasi kesehatan mental.
Sebagai penutup, seluruh sivitas akademika berkumpul dalam tasyakkuran makan bersama yang penuh keakraban. Gelak tawa, foto bersama, dan rasa syukur memenuhi halaman kampus, menjadikan momentum Dies Natalis ke-59 ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan kemajuan UIN Mataram.
Rektor Prof. Masnun Tahir dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang UIN Mataram.
“Dies Natalis bukan hanya perayaan usia, tetapi refleksi atas perjalanan ilmu, iman, dan amal. Dari sinilah kita terus melangkah untuk menjadikan UIN Mataram sebagai kampus terkemuka, berakar pada tradisi pesantren dan menjulang ke peradaban dunia,” ujarnya penuh semangat.
Dengan semangat 59 tahun pengabdian, UIN Mataram terus meneguhkan langkah menuju World Class University, membangun harmoni antara ilmu, nilai, dan peradaban. Adita@Humas


