MATARAM: Prestasi membanggakan ditorehkan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Sebanyak tujuh kampus Islam negeri berhasil menembus jajaran Top 100 Perguruan Tinggi Terbaik Nasional versi Webometrics edisi awal tahun 2026, dari total 3.695 perguruan tinggi yang dinilai di Indonesia. Capaian ini menegaskan bahwa PTKIN kian diperhitungkan secara nasional dan terus melaju dalam peta persaingan pendidikan tinggi. Senin, 12/01/2026

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Dirjen Pendidikan Islam menilai capaian ini sebagai bukti konkret keberhasilan transformasi dan penguatan mutu PTKIN yang terus didorong secara berkelanjutan.

“Masuknya tujuh PTKIN dalam Top 100 nasional adalah prestasi yang sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa kampus Islam negeri mampu bersaing secara sehat dan produktif dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia,” tegas Dirjen Pendis Kemenag RI.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, yang menilai capaian tersebut sebagai refleksi peningkatan tata kelola, kualitas akademik, serta kinerja kelembagaan PTKIN.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen kuat seluruh sivitas akademika. Kementerian Agama akan terus mendukung penguatan PTKIN agar semakin unggul, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Sekjen Kemenag RI.

Adapun tujuh PTKIN yang berhasil menembus Top 100 Nasional versi Webometrics 2026 adalah:1. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Peringkat 27), 2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Peringkat 33), 3. UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Peringkat 38), 4. UIN Ar-Raniry Banda Aceh (Peringkat 47), N5. UIN Sunan Ampel Surabaya (Peringkat 72), 6. UIN Mataram (Peringkat 78), 7. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Peringkat 100)

Khusus bagi UIN Mataram, capaian ini menjadi momentum penting untuk terus “gas full” dalam meningkatkan kualitas institusi. Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.

“Masuknya UIN Mataram dalam Top 100 nasional adalah hasil kerja keras seluruh sivitas akademika. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus memperkuat riset, publikasi ilmiah, digitalisasi kampus, serta mutu layanan pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa UIN Mataram akan terus berakselerasi sebagai perguruan tinggi keagamaan negeri yang unggul, kompetitif, dan berkarakter, dengan tetap mengintegrasikan nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.

Pemeringkatan Webometrics menilai perguruan tinggi berdasarkan visibilitas web, keterbukaan akses ilmiah, serta dampak riset. Keberhasilan tujuh PTKIN menembus Top 100 nasional menjadi bukti bahwa kampus Islam negeri tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh PTKIN di Indonesia untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan melaju lebih kencang dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi nasional. Adita@Humas-ppid