Mataram — Universitas Islam Negeri Mataram resmi menjalin kerja sama strategis dengan Vertical Rescue Indonesia dalam rangka pelaksanaan Sekolah Vertical Rescue Tahun 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor 025/VRINTB/01/2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026, di Kota Mataram.

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Mataram, Prof. Dr. H. Jumarim, M.H.I., bersama Koordinator Vertical Rescue Indonesia Regional NTB, Raisin Hamdi. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang penyelamatan vertikal dan penanggulangan kedaruratan.

Melalui perjanjian tersebut, UIN Mataram memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan dengan memfasilitasi penggunaan halaman depan Gedung Auditorium UIN Mataram sebagai pusat kegiatan dan lokasi latihan. Selain itu, kampus juga menyediakan ruang ibadah, akses persiapan panitia sebelum kegiatan, koordinasi lokasi parkir, serta dukungan administratif berupa pencantuman logo dan pengesahan sertifikat serta piagam peserta.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Mataram, Prof. Dr. H. Jumarim, M.H.I.,

Wakil Rektor III UIN Mataram, Prof. Dr. H. Jumarim, M.H.I., menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“UIN Mataram berkomitmen untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kepedulian sosial. Pelatihan vertical rescue ini sangat relevan dengan kondisi NTB yang rawan bencana. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan relawan dan tenaga terlatih yang siap membantu masyarakat dalam situasi darurat,” tuturnya.

Senada dengan itu, Rektor UIN Mataram menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesional merupakan langkah penting dalam memperluas dampak pengabdian kampus kepada masyarakat.
“Kerja sama ini sejalan dengan visi UIN Mataram sebagai pusat pengembangan keilmuan yang responsif terhadap persoalan sosial dan kebencanaan. Kami berharap Sekolah Vertical Rescue ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan teknis, tetapi juga wadah pembentukan karakter, jiwa kemanusiaan, dan semangat kolaborasi bagi mahasiswa serta masyarakat NTB,” ungkap Rektor.

Sementara itu, Vertical Rescue Indonesia bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan teknis dan operasional kegiatan, termasuk penyediaan instruktur profesional, materi pelatihan, serta publikasi kegiatan dengan tetap mencantumkan identitas UIN Mataram sebagai mitra resmi. Pihak penyelenggara juga akan mengundang perwakilan UIN Mataram untuk memberikan sambutan dalam rangkaian kegiatan.

Sekolah Vertical Rescue NTB 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan akan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis, kesiapsiagaan, serta profesionalisme peserta dalam menghadapi situasi kedaruratan dan bencana, sekaligus memperkuat peran UIN Mataram dalam pengabdian kepada masyarakat.Adita@Humas-PPID