MATARAM: Upaya menghadirkan fasilitas hunian yang layak bagi sivitas akademika terus diperkuat oleh UIN Mataram. Melalui arahan Rektor Prof. Dr. H. Masnun Tahir, jajaran kampus bersama pemerintah daerah melakukan peninjauan lokasi sebagai langkah awal rencana pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) bagi dosen dan mahasiswa UIN Mataram.
Kegiatan peninjauan dipimpin oleh Kepala Biro AAKK Dr. H. Deni Priansyah didampingi Sekretaris Kopertais Wilayah XIV serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Mataram, Senin, 18 Mei 2026.
Peninjauan dilakukan untuk menentukan titik nol lokasi pembangunan Rusunawa yang nantinya menjadi dasar penerbitan rekomendasi dan dukungan resmi dari Pemerintah Kota Mataram terhadap rencana pembangunan tersebut.
Karo AAKK menyampaikan bahwa pembangunan Rusunawa merupakan bagian dari ikhtiar UIN Mataram dalam meningkatkan fasilitas pendukung pendidikan serta memperkuat kenyamanan sivitas akademika, khususnya mahasiswa dan dosen yang berasal dari luar daerah.
“Peninjauan ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam memastikan kesiapan lokasi pembangunan Rusunawa. Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga dukungan pemerintah daerah dapat segera terealisasi,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Rusunawa nantinya tidak hanya menjadi fasilitas hunian, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang lebih kondusif, aman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan kampus.
Tim dari Dinas PU Pemerintah Kota Mataram turut melakukan pengecekan terhadap aspek teknis dan kelayakan lokasi guna memastikan rencana pembangunan sesuai dengan ketentuan tata ruang dan kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya.
Sinergi antara UIN Mataram dan Pemerintah Kota Mataram ini menjadi bentuk kolaborasi positif dalam mendukung pengembangan fasilitas pendidikan tinggi di daerah. Kehadiran Rusunawa diharapkan mampu membantu mahasiswa memperoleh akses hunian yang terjangkau sekaligus mendukung produktivitas dosen dalam menjalankan aktivitas akademik.


