Mataram: Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Mataram tahun 2025 menunjukkan kesiapan matang dalam menyambut ribuan mahasiswa baru. Segala persiapan telah dilakukan secara sistematis, mulai dari perlengkapan teknis, penataan lokasi kegiatan, hingga aspek non-teknis seperti kesehatan dan kenyamanan peserta. Jumat, 22/08/2025

Ketua Panitia PBAK 2025, Prof. Dr. H. Ahmad Asyari, M.Pd., menegaskan bahwa panitia bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian PBAK berjalan lancar. Tidak hanya menyiapkan sarana dan prasarana, panitia juga telah mulai menerima surat keterangan dokter dari mahasiswa baru yang sedang dalam perawatan medis, baik yang berasal dari NTB maupun luar daerah. “Kami memastikan mahasiswa baru tetap mendapatkan hak yang sama untuk mengikuti PBAK, dengan penyesuaian sesuai kondisi kesehatannya. Keselamatan dan kenyamanan mereka menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., yang memantau langsung ke sekretariat panitia, memberikan apresiasi atas kerja keras tim. Rektor menekankan bahwa PBAK bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi momentum strategis membangun karakter, memperkenalkan budaya akademik, dan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak awal. “Panitia harus memastikan kegiatan ini berjalan profesional, ramah, dan penuh kesan positif bagi mahasiswa baru,” tegasnya.

Kesiapan matang ini menjadi bukti bahwa UIN Mataram berkomitmen menghadirkan PBAK yang inklusif, humanis, dan berdaya edukatif. Harapannya, seluruh rangkaian PBAK 2025 dapat terlaksana dengan sukses, lancar, dan meninggalkan pengalaman berharga bagi mahasiswa baru yang akan menjadi bagian dari keluarga besar UIN Mataram. Adita@Humas