Mataram : Nuansa hangat pascalebaran begitu terasa di Rektorat Universitas Islam Negeri  Mataram. Dalam rangka menyambung silaturahmi Syawal 1446 H, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., membuka ruang tamunya untuk kegiatan Open Office Halal Bihalal, Kegiatan ini menjadi momen penting merawat harmoni dan memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan kampus. Selasa, 08/03/2025

Sejak pagi pukul 07.30 WITA, ratusan sivitas akademika mulai memadati ruang rektorat. Satu per satu, mereka datang dengan wajah penuh senyum dan semangat Syawal. Mulai dari para Wakil Rektor, Dekan, dosen, tenaga kependidikan, mitra kerja, hingga petugas keamanan dan kebersihan, semua larut dalam suasana penuh kehangatan dan kesederhanaan.

“Kita ingin merawat semangat Syawal ini dengan kebersamaan yang tulus. Ini bukan hanya seremoni tahunan, tapi bentuk nyata dari ikatan kekeluargaan kita di kampus tercinta,” ujar Prof. Masnun dengan penuh rasa syukur.

Halal bihalal yang dikemas dalam konsep open office ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang dialog informal yang mempererat hubungan antar unsur pimpinan dan seluruh elemen kampus. Kehadiran mitra eksternal seperti rombongan Rektor IAHN Gde Pudja Mataram turut menambah semarak acara.

Suasana kekeluargaan begitu terasa. Tidak ada jarak antara pimpinan dan staf, tidak ada sekat antara dosen dan petugas kebersihan. Semua saling menyapa, berjabat tangan, dan mengucap maaf lahir batin. Hidangan khas Lebaran yang disajikan turut melengkapi kehangatan silaturahmi yang terbangun.

“Open office seperti ini menjadi energi baru bagi kami untuk kembali menjalankan tugas dengan semangat,” ungkap salah satu staf yang hadir sambil membawa serta keluarganya.

Dalam pesannya, Rektor juga mengajak seluruh civitas untuk memaknai bulan Syawal sebagai titik awal perbaikan diri, peningkatan kinerja, serta penguatan komitmen dalam mewujudkan UIN Mataram sebagai kampus Islam unggulan yang humanis, inklusif, dan berdaya saing.

Kegiatan yang berlangsung hingga jelang siang hari ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan. Meski sederhana, momen ini meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir—bahwa kampus bukan hanya tempat bekerja dan belajar, tetapi juga rumah bersama yang layak dirawat dengan cinta, kebersamaan, dan harmoni. Adita@Humas