Mataram, 07 Nopember 2025.  Semangat penelitian dan pengabdian masyarakat kembali berkobar di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Melalui kegiatan Sosialisasi Penelitian Litapdimas 2026, para dosen dan peneliti diajak untuk menyalakan kembali gairah riset yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan bangsa.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Mataram ini menghadirkan atmosfer akademik yang dinamis. Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang arah kebijakan penelitian Kementerian Agama RI, mekanisme pendanaan riset, serta strategi peningkatan kualitas proposal agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Kegiatan dilaksanakan di Training Center UIN Mataram, di ikuti oleh dosen UIN Mataram, dosen Kopertais dan dosen PTKIN se-Indonesia baik Luring maupun Daring. Sosialisasi dibuka langsung oleh Rektor UIN Mataram, bapak Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. dalam sambutan dan arahannya beliau  mengajak seluruh civitas akademika UIN Mataram untuk memperkuat budaya kolaborasi. Jangan lagi bekerja sendiri-sendiri. Penelitian yang kuat lahir dari jejaring yang luas, lintas fakultas, lintas kampus, bahkan lintas negara. Inilah era di mana riset tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga solusi nyata bagi masyarakat. Beliau mengjak  menjadikan Sosialisasi Litapdimas 2026 ini sebagai momentum kebangkitan riset di UIN Mataram. Semoga dari forum ini lahir proposal-proposal unggulan, karya ilmiah yang bermutu, dan inovasi yang menjadi kontribusi nyata UIN Mataram bagi Indonesia dan dunia. Ucapan terima kasih kepada Ketua dan tim LP2M yang telah menginisiasi kegiatan ini, serta seluruh narasumber dan peserta yang hadir dengan semangat luar biasa. Sementara Ketua LP2M UIN Mataram Prof. Dr. H. Kadri, M.Si dalam pengantarnya menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk membangkitkan kesadaran riset di kalangan akademisi. “Kita ingin memastikan bahwa setiap dosen memiliki semangat untuk berkontribusi melalui penelitian yang relevan dengan kebutuhan umat dan pembangunan bangsa,” ujarnya.

Hadir sebagai narasumber bapak Dr. Nur Khafid, S.TH.I.,M.Sc selaku Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI menjelaskan bahwa program Litapdimas 2026 menekankan pada aspek impact research, riset yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Kampus harus menjadi ruang lahirnya inovasi. Riset bukan lagi milik laboratorium semata, tetapi juga alat perubahan sosial,” tegasnya.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan berbagai pertanyaan dan ide riset yang kontekstual. Beberapa di antaranya bahkan langsung membahas peluang kolaborasi lintas fakultas dan lembaga. Semangat ini menjadi sinyal positif bahwa UIN Mataram siap berperan aktif dalam memperkuat budaya ilmiah dan memperluas jejaring penelitian nasional.

Dengan tagline “Dari Kampus untuk Negeri”, Sosialisasi Litapdimas 2026 diharapkan mampu menjadi pijakan baru untuk melahirkan karya riset unggul yang memberi solusi atas berbagai persoalan umat dan bangsa. Gairah riset kini benar-benar menyala, menandai babak baru kebangkitan ilmiah dari UIN Mataram menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global. @humas