MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram melaksanakan kunjungan studi ke Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam rangka Penguatan Implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE). Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at 31 Oktober 2025 di Ruang Pertemuan Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Sunan Kalijaga ini dihadiri oleh pimpinan dan tim akademik dari kedua perguruan tinggi. Kamis, 06/11/2025

Rombongan dari UIN Mataram dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., serta diikuti oleh para Wakil Dekan I Fakultas di lingkungan UIN Mataram dan Tim Perencanaan dan Keuangan. Kunjungan ini disambut hangat oleh Wakil Rektor I UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd., bersama Ketua LPM Prof. Ir. Dwi Agustina Kurniawati, S.T.,M.Eng.,Ph.D, IPM, ASEAN Eng., Sekretaris LPM Dr. Siti Muna Hayati, M.H.I., dan Tim Kurikulum UIN Sunan Kalijaga, antara lain Fitri Yuliawati, M.Pd.Si. dan Dr. Andi Prastowo, M.Pd.Si.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Dalam sambutan pembuka, Ibu Fitri Yuliawati mewakili Wakil Rektor I menyampaikan rasa syukur atas kehadiran rombongan UIN Mataram di tengah suasana cerah setelah dua minggu Yogyakarta diguyur hujan.

“Kami sangat senang menerima kunjungan Bapak dan Ibu semua. Jogja hari ini cerah-ceria setelah diguyur hujan, seolah rombongan dari UIN Mataram membawa cahaya matahari pagi. Semoga pertemuan ini membawa oleh-oleh pengetahuan dan semangat baru yang bisa diseberluaskan di UIN Mataram,” ujarnya disambut tepuk tangan hangat peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Fitri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama dan diskusi yang sebelumnya telah dilakukan terkait pendampingan implementasi kurikulum OBE. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan OBE tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh dukungan sistem dan perangkat teknologi yang memadai.

“Pelaksanaan kurikulum OBE akan sangat lengkap jika didukung sistem yang kuat. Kami di UIN Sunan Kalijaga telah mendampingi program studi sejak 2020 dan terus memperkuat sistem untuk mendukung penilaian dan pembelajaran berbasis capaian,” jelasnya.

Setelah itu, sesi dilanjutkan dengan pemaparan dari Dr. Andi Prastowo, M.Pd.Si., yang memaparkan kembali konsep dasar dan praktik implementasi Outcome Based Education di lingkungan UIN Sunan Kalijaga. Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan sistem akademik untuk mencapai standar akreditasi internasional.

“Kurikulum berbasis OBE tidak hanya soal dokumen, tetapi juga paradigma baru dalam pengajaran. Saat ini, UIN Sunan Kalijaga telah menyiapkan diri menuju akreditasi internasional melalui lembaga seperti ACQUIN dan FIBAA, yang mensyaratkan kurikulum berbasis capaian pembelajaran,” terangnya.

Andi juga menuturkan bahwa UIN Sunan Kalijaga telah mengajukan dua kluster program studi untuk akreditasi internasional, dengan dukungan sistem akademik yang disesuaikan dengan Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) atau Perpres No. 8 Tahun 2012. Upaya tersebut, lanjutnya, menjadi bukti nyata komitmen UIN dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di level global.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd., yang menegaskan pentingnya strategi kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan implementasi OBE di seluruh fakultas. Beliau juga memaparkan sejumlah pengalaman dan tantangan UIN Sunan Kalijaga dalam mengembangkan sistem mutu, terutama pada fakultas yang tengah mempersiapkan akreditasi dan pembukaan program studi baru, seperti Fakultas Kedokteran.

“Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bahan refleksi dan inspirasi bagi UIN Mataram dalam memperkuat strategi akademik dan tata kelola menuju akreditasi unggul dan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., dalam tanggapan penutupnya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan dan kesediaan UIN Sunan Kalijaga untuk berbagi pengalaman.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi UIN Mataram untuk memperkuat implementasi OBE. Kami ingin belajar dari pengalaman UIN Sunan Kalijaga yang telah berhasil membangun sistem pembelajaran dan penilaian berbasis capaian secara terpadu,” tutur Prof. Adi.

Melalui kunjungan ini, kedua universitas sepakat untuk terus menjalin kerja sama akademik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran, serta penyiapan akreditasi internasional berbasis Outcome Based Education. Pertemuan ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan global. Thon-Adita@HUmas