Mataram: Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing dan bereputasi nasional. Empat Guru Besar dari UIN Mataram resmi diangkat menjadi Asesor Nasional Jabatan Akademik Dosen untuk jenjang Lektor Kepala dan Guru Besar pada rumpun Ilmu Agama Islam. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 4591 Tahun 2025, yang diumumkan pada Senin, 23 Juni 2025.

Adapun keempat akademisi yang ditetapkan sebagai asesor adalah: Prof. Mohammad Abdun Nasir, MA., Ph.D., Prof. Dr. H. Fahrurrozi Dahlan, MA., Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., dan Prof. Dr. H. Saparuddin, M.Ag.
Proses penetapan asesor nasional ini melalui seleksi ketat, mencakup persyaratan jabatan akademik tertinggi (Profesor), rekam jejak akademik internasional, keterlibatan aktif dalam tim penilai angka kredit di tingkat universitas, serta kelulusan dalam seleksi administrasi dan uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI.
Prof. Dr. H Fahrurrozi, MA., selaku Direktur Pascasarjana dan salah satu asesor terpilih, menjelaskan bahwa peran asesor sangat strategis dalam menjaga mutu akademik nasional. “Tugas kami bukan sekadar administratif, tetapi berperan menjaga standar keilmuan dan mendorong tata kelola akademik yang kredibel dan bermartabat di lingkungan PTKI,” ujarnya.
Menanggapi prestasi tersebut, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam dan menyebutnya sebagai momentum bersejarah bagi UIN Mataram. “Empat Guru Besar kita telah membuktikan kapasitasnya sebagai pilar mutu nasional. Ini bukan hanya kebanggaan institusi, tetapi juga kontribusi nyata dalam membangun ekosistem akademik Islam yang unggul dan berkelas dunia,” ungkap Rektor. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini akan memperkuat posisi UIN Mataram dalam jejaring akademik nasional dan mempercepat transformasi menuju kampus bereputasi internasional.
Penetapan ini sekaligus menandai semakin besarnya peran UIN Mataram dalam sistem penjaminan mutu dosen dan rekognisi akademik di tingkat nasional. Dengan kepercayaan ini, keempat asesor akan berkontribusi dalam menilai dan merekomendasikan pengembangan karier akademik dosen di berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
UIN Mataram meyakini bahwa kehadiran para Guru Besar sebagai asesor nasional akan memperkuat budaya akademik berbasis integritas, memperluas jaringan kolaborasi ilmiah, serta menjadi katalis dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi keislaman.Adita@Humas


