Mataram: Sebuah perjalanan luar biasa mencapai puncaknya hari ini. Sabtu, 26 April 2025, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-51 periode pertama, menandai lahirnya 972 wisudawan hebat — para pemimpi yang siap melangkah pasti menuju masa depan yang gemilang. Sabtu, 26/04/2025

Acara sakral ini berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Mataram, dipenuhi suasana khidmat dan semangat membara. Dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UIN Mataram, prosesi ini menjadi saksi lahirnya generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.
Ketua Senat, Prof. Dr. H. MS. Udin, M.Ag., secara resmi membuka sidang. Kepala Biro Akademik, H. Saroji Ilham, S.Sos., MH., membacakan Surat Keputusan Rektor, sebelum akhirnya Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., melantik 972 wisudawan dari program sarjana, magister, dan doktor.
Dalam sambutan penuhnya, Rektor mengajak seluruh wisudawan untuk tidak berhenti bermimpi, namun juga melangkah pasti mewujudkannya. Dengan semangat membangun masa depan, beliau menyampaikan pantun inspiratif:
“Bunga melati di tepi kali,
Disirami hujan menari-nari,
Ilmu sejati bukan sekadar gelar tinggi,
Tapi manfaat yang abadi sepanjang hari.”
Rektor menekankan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih menantang. Gelar dan ijazah adalah bekal, namun integritas, kerja keras, dan keikhlasanlah yang akan membawa keberhasilan sejati.

Dengan penuh kebanggaan, beliau mengumumkan bahwa UIN Mataram kini menjadi pilihan utama ribuan calon mahasiswa di seluruh Indonesia, bersaing di antara PTKIN terbaik nasional. “Anak-anakku, kalian adalah bukti nyata bahwa UIN Mataram tidak hanya mencetak lulusan, tetapi melahirkan pejuang peradaban,” ungkapnya.
Prestasi demi prestasi kembali ditorehkan:
- Dr. H. Muhammad Taisir, M.Ag., meraih predikat lulusan doktor terbaik dengan IPK 4.00.
- Hendy Aldian, M.Pd., menjadi lulusan terbaik program magister.
- Istikazah Martiana, S.Pd., dinobatkan sebagai lulusan sarjana terbaik.
Sebagai apresiasi, ketiganya menerima hadiah beasiswa, uang tunai, dan penghargaan kehormatan dari UIN Mataram, menginspirasi seluruh hadirin bahwa mimpi besar selalu dimulai dari keberanian untuk berusaha dan percaya diri.
Wakil Walikota Mataram dua periode, TGH. Mujiburrahman, S.H., M.Pd., turut hadir mewakili wisudawan. Ia membagikan kisah perjuangannya mengejar ilmu, menegaskan bahwa belajar adalah perjalanan seumur hidup yang tak pernah mengenal kata terlambat.
“Di pelataran waktu kita bertemu,
Menjalin asa dalam tiap peluh,
Ilmu bukan sekadar rindu,
Tapi jejak nyata menuju penuh berkah dan restu,”
ucapnya penuh semangat.

Acara ditutup dengan pemindahan tali toga, pembacaan ikrar alumni, dan doa syukur yang mengalirkan energi positif ke seluruh ruangan. Senat resmi menutup sidang dengan penuh kebanggaan, disertai pesan sederhana namun menggetarkan: “Bersyukurlah, teruslah belajar, dan berikan cahaya di manapun kalian berada.”
Hari ini, 972 langkah berani dilahirkan. 972 mimpi digantungkan di langit harapan. UIN Mataram sekali lagi membuktikan bahwa di sini, mimpi-mimpi besar disemai, dan masa depan gemilang dibentuk. Selamat menempuh perjalanan baru, para bintang! Dunia menunggu sinar terbaikmu. Adita@Humas


