Mataram: Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., menyampaikan lima pesan penting kepada Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional 2025, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., dalam arahannya yang menekankan pentingnya transformasi peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di era global. Minggu, 20/04/2025

Dalam sambutannya, Sekjen menegaskan bahwa PTKIN saat ini telah mencapai pengakuan secara lokal, nasional, bahkan internasional, yang menandakan reputasi dan kualitas yang terus meningkat. Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras kolektif seluruh sivitas akademika PTKIN, yang kini dituntut untuk terus berinovasi dan relevan dengan zaman.

Berikut adalah lima pesan utama yang disampaikan Sekjen dalam pertemuan tersebut: 1. PTKIN Harus Mendunia, “PTKIN bukan lagi sekadar perguruan tinggi lokal, tetapi harus menjadi bagian dari sistem pendidikan tinggi global,”  2. Kualitas SDM dan Sarpras Jadi Kunci, “Keberhasilan PTKIN dalam menghadapi tantangan global tergantung pada kualitas SDM yang kompeten serta sarana dan prasarana yang mendukung pengajaran berbasis teknologi,” 3. Meningkatkan Relevansi Diskursus Ilmiah, “PTKIN harus terus menggali diskursus ilmiah yang tidak hanya paradigmatik, tetapi juga implementatif dalam kehidupan nyata,” kata Sekjen. 4. PTKIN sebagai Pemimpin Gerakan Ekoteologi, yaitu mendorong PTKIN untuk memimpin gerakan ekoteologi yang menghubungkan pemikiran keagamaan dengan tanggung jawab terhadap alam.  5. UM-PTKIN 2025 Targetkan 125.000 Peserta, “Target ini bukan sekadar angka, tetapi sebagai refleksi dari tekad kita untuk mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global dan menjadi pemimpin masa depan,”

Ketua Panitia PMB Nasional 2025, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyambut pesan ini dengan komitmen penuh dan menyatakan kesiapan untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam seluruh tahapan pelaksanaan PMB tahun 2025.

“Pesan Sekjen ini menjadi arahan yang sangat penting bagi kami untuk menjadikan PMB bukan hanya sebagai proses seleksi mahasiswa baru, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk membangun kesadaran ekologis dan keunggulan intelektual di kalangan generasi muda Islam,” pungkas Prof. Masnun.

Selain itu, Prof. Masnun juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Sekjen, Dirjen, danDirektur PTKIN, yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan kepada panitia PMB Nasional. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Sekjen, Dirjen, dan Direktur PTKIN yang telah menyempatkan diri hadir meski di tengah kesibukan mereka. Kehadiran mereka memberikan semangat dan dukungan yang luar biasa kepada kami,” ungkap Prof. Masnun.

Dukungan dari Kementerian Agama ini diharapkan dapat menjadi pendorong semangat bagi panitia untuk menyukseskan PMB Nasional 2025, yang telah berlangsung sejak 17 hingga 20 April 2025diSurabaya. Panitia berkomitmen untuk menjalankan arahan strategis ini demi menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global di masa depan. Adita@Humas