Mataram: Di tengah geliat perubahan menuju kampus hijau dan berkelanjutan, tiga mahasiswa UIN Mataram menorehkan kisah inspiratif. Enisa Ermayani, Safri Muhsin, danWulan Lestari dinobatkan sebagai Duta SDGs angkatan pertama dan menerima piagam penghargaan atas dedikasi mereka dalam gerakan peduli lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kamis, 29/05/2025

Bukan hanya gelar yang mereka bawa pulang, tapi juga tanggung jawab dan harapan. Dalam upacara sederhana namun penuh makna, Ketua Tim SDGs UIN Mataram, Dewi Sartika Nasution, M.Ec., menyampaikan bahwa ketiganya telah melalui proses seleksi dan pembinaan intensif. Mereka aktif mengedukasi, menginspirasi, dan memimpin aksi nyata di kampus dalam mendukung gerakan Green Campus.

“Mereka bukan hanya simbol semangat muda, tapi agen perubahan yang membawa pesan: bahwa satu langkah kecil bisa berdampak besar bagi bumi,” ujar Dewi Sartika dengan bangga.

Lebih dari sekadar penghargaan, ketiga duta ini juga akan dilibatkan sebagai tim pembina sekaligus penyeleksi calon duta berikutnya. Pengalaman mereka selama satu tahun penuh akan menjadi aset berharga untuk regenerasi kepemimpinan lingkungan di kampus.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan bahwa program Duta SDGs bukan sekadar rutinitas, melainkan gerakan hati dan kesadaran kolektif. “Kita ingin membangun kampus yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tapi juga tangguh dalam nilai. Inilah bentuk nyata fiqih lingkungan: cinta, tanggung jawab, dan kolaborasi,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, Tim SDGs akan kembali membuka seleksi dan pelatihan Duta SDGs Angkatan Kedua. Ini adalah panggilan bagi para mahasiswa UIN Mataram yang ingin memberi makna pada setiap langkahnya. Karena perubahan tak menunggu besar, ia dimulai dari keberanian untuk peduli. Adita@Humas