Mataram: Awal September 2025 menjadi momen bersejarah bagi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Melalui SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 4040/M/KPT.KP/2025 tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen, dua dosen terbaik UIN Mataram resmi menyandang gelar Profesor/Guru Besar.Senin, 08/09/2025

Dua nama yang ditetapkan sebagai Guru Besar tersebut adalah Prof. Dr. H. Akhmad Asyari, M.Pd. dan Prof. Dr. Supardi, M.Pd., keduanya merupakan akademisi unggul dalam bidang Strategi Pembelajaran dan Media Pembelajaran. Kenaikan jabatan akademik ini berlaku efektif sejak 1 Juli 2025, sekaligus menambah jumlah guru besar di lingkungan UIN Mataram.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyambut gembira capaian ini dan menyebutnya sebagai hadiah berharga di awal September. “Penambahan dua guru besar ini bukan hanya kebanggaan bagi UIN Mataram, tetapi juga bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi Islam dalam memperkuat tradisi keilmuan nasional. Guru besar adalah simbol komitmen akademik sekaligus tanggung jawab intelektual untuk mencerdaskan bangsa,” ujarnya.

Dengan bertambahnya dua profesor baru, UIN Mataram semakin memperkokoh reputasinya sebagai kampus yang terus berkembang dalam mutu akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. Kehadiran Prof. Akhmad Asyari dan Prof. Supardi diharapkan akan memperluas kajian dan inovasi dalam bidang strategi pembelajaran, sekaligus menginspirasi generasi muda akademisi untuk terus berprestasi. Adita@Humas