MATARAM: UIN Syekh Wasil Kediri menjadi tuan rumah dalam Forum Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Madura pada Kamis–Jumat (27–28/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama RI, Thobib Al-Asyhar, sebagai narasumber utama, serta Ketua Forum Humas PTKIN, Zidnie Ilman Elfikri.

Dalam arahannya, Thobib menegaskan bahwa humas PTKIN merupakan wajah lembaga yang menentukan persepsi publik. Ia mengingatkan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam kerja kehumasan di tengah arus informasi yang cepat dan dinamis.

“Kerja di humas harus mempunyai sembilan nyawa. Dipuji tidak terbang, dicaci maki tidak tumbang. Itu spirit humas,” ujarnya.

Thobib menambahkan bahwa banyaknya tantangan komunikasi menuntut humas untuk meninggalkan pola pikir normatif. Berpikir out of the box menjadi modal utama agar humas mampu menghadirkan solusi kreatif atas berbagai persoalan yang dihadapi. Ia juga menekankan pentingnya penyampaian narasi strategis untuk mengangkat keunggulan PTKIN melalui distingsi, prestasi, kinerja akademik, dan kedekatan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kampus harus hadir dan terkoneksi dengan publik. Banyak karya ilmiah dan penelitian yang bisa dikembangkan menjadi karya besar untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Dengan begitu, kampus menjadi rujukan publik,” tambahnya.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya forum strategis ini. Dalam pandangannya, pertemuan lintas humas PTKIN ini bukan hanya menjadi ruang koordinasi, tetapi juga wahana penguatan kapasitas serta konsolidasi visi komunikasi publik perguruan tinggi Islam.

“Forum ini memberikan energi baru bagi penguatan kualitas kehumasan PTKIN. Humas bukan sekadar penyampai informasi, tetapi jembatan utama yang memastikan identitas, nilai, serta pencapaian kampus tersampaikan dengan baik kepada publik,” ujar Rektor.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarkampus Islam negeri sangat penting untuk menciptakan standar komunikasi publik yang profesional, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap forum ini memperkuat jejaring, memperkaya wawasan, dan mendorong lahirnya strategi komunikasi yang relevan bagi PTKIN di seluruh Indonesia. Semoga humas menjadi garda terdepan dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik,” tutup Prof. Masnun. Adita@Humas-ppid