MATARAM: Momen langka dan penuh inspirasi tersaji dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor yang digelar hari ini di Universitas Islam Negeri Mataram. Pasangan suami istri, Dr. M. Ali Fikri, MM. dan Dr. Liswati, S.T., MM., secara bersamaan menuntaskan perjuangan akademik mereka dalam meraih gelar doktor. Selasa, 06/01/2026

Dr. Liswati, S.T., MM. diketahui merupakan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Mataram, sementara suaminya, Dr. M. Ali Fikri, MM., menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat. Keduanya berhasil membuktikan bahwa kesibukan sebagai pejabat publik tidak menghalangi komitmen dalam mengembangkan kapasitas akademik.
Ujian terbuka tersebut berlangsung meriah sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WITA di Ruang Sidang Lantai 2 Pascasarjana UIN Mataram, disaksikan oleh keluarga besar, sahabat, serta jajaran Kementerian Agama yang turut hadir memberikan dukungan.
Sidang promosi doktor dipimpin langsung oleh Ketua Sidang Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., yang juga merupakan Rektor UIN Mataram. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian luar biasa pasangan suami istri tersebut.

“Ini adalah contoh nyata pasangan suami istri yang memiliki perjuangan yang sama, saling mendorong, mendukung, dan menguatkan untuk kemajuan pendidikan. Fenomena ini sangat menarik, langka, dan untuk UIN Mataram merupakan yang pertama kalinya terjadi—suami istri kompak, bersama-sama masuk dan keluar sebagai doktor,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor UIN Mataram juga secara resmi menobatkan Dr. Liswati, S.T., MM. sebagai Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) ke-100 yang dilahirkan oleh UIN Mataram, sebuah capaian bersejarah bagi institusi tersebut.
Momentum “janji suci doktor bersama” ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar promovendus, tetapi juga menjadi inspirasi bagi civitas akademika dan masyarakat luas tentang pentingnya sinergi, dedikasi, serta dukungan dalam menempuh pendidikan tinggi, meski di tengah tanggung jawab besar sebagai aparatur negara. Adita@Humas-ppid


