MATARAM: Penguatan jejaring akademik internasional dan pengembangan kajian keislaman interdisipliner terus diperkuat oleh UIN Mataram bersama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui penyelenggaraan International Colloquium on Interdisciplinary Islamic Studies (ICIIS) dan Graduate International Conference yang digelar di Kota Mataram.

Forum internasional tersebut menjadi ruang strategis bagi akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa pascasarjana, dan intelektual dari berbagai perguruan tinggi untuk mendiskusikan isu-isu kontemporer dalam perspektif Studi Islam interdisipliner.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen kedua perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi akademik yang lebih luas, progresif, dan berorientasi global. Berbagai tema strategis dibahas dalam forum tersebut, mulai dari perubahan sosial, transformasi teknologi, krisis lingkungan, moderasi beragama, hingga tantangan peradaban modern dalam perspektif keilmuan Islam.

Rektor Prof. DR. H. Masnun Tahir menyampaikan bahwa penyelenggaraan konferensi internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat tradisi akademik dan memperluas jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi Islam di tingkat nasional maupun internasional.

“Forum ilmiah internasional seperti ini sangat penting untuk memperkuat pertukaran gagasan, pengembangan riset, serta membangun kontribusi keilmuan Islam yang relevan terhadap tantangan global,” ujarnya.

Menurutnya, Studi Islam saat ini dituntut untuk tidak hanya bergerak pada wilayah normatif, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan, lingkungan, teknologi, dan transformasi sosial yang berkembang di masyarakat global.

Forum ICIIS dan Graduate International Conference juga menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah internasional di lingkungan perguruan tinggi Islam. Para peserta aktif mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan akademik yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan multidisipliner.

Kolaborasi antara UIN Mataram dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini diharapkan mampu melahirkan berbagai kerja sama lanjutan dalam bidang penelitian, pertukaran akademik, publikasi internasional, hingga pengembangan sumber daya manusia. Adita@Humas-ppid