MATARAM: Rektor UIN Mataram melakukan berbagai trobosan dan inovasi terkait dnegan sosialisasi yang tiada henti, kali ini Humas UIN Mataram H Suhirman Adita yang juga menjadi pokja Nasional memperkuat syiar pendidikan tinggi dengan menggelar sosialisasi bersama para pengurus OSIS SMA/SMK di Aula Handayani Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Mataram. Rabu, 13/05/2026

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 pelajar dari berbagai sekolah di Nusa Tenggara Barat tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan delapan jalur masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sekaligus membuka wawasan siswa terkait peluang beasiswa kuliah di UIN Mataram.

Dalam kegiatan tersebut, tim Humas UIN Mataram memaparkan berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru yang dapat diakses calon mahasiswa, mulai dari jalur prestasi akademik, seleksi nasional berbasis tes, jalur mandiri, hingga berbagai skema penerimaan lainnya yang memberikan peluang lebih luas bagi pelajar NTB untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi lengkap mengenai peluang beasiswa yang tersedia di UIN Mataram, baik beasiswa pemerintah, bantuan pendidikan, hingga program dukungan akademik bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Dr.  Syamsul Hadi, M.Pd. Kepala Dinas Dikpora NTB yang memberikan apresiasi dalam mendekatkan informasi pendidikan tinggi kepada pelajar sejak dini yang juga merupakan calon mahasiswa.

“Anak-anak OSIS adalah generasi muda yang memiliki potensi besar menjadi pemimpin masa depan. Mereka harus dibekali informasi dan motivasi agar berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Humas UIN Mataram menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar promosi kampus, tetapi bagian dari upaya membangun semangat pendidikan dan membuka akses informasi seluas-luasnya bagi generasi muda NTB.

“Kami ingin pelajar memahami bahwa kuliah di PTKIN memiliki banyak peluang, termasuk berbagai beasiswa yang dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan baik,” jelasnya.

Selain sosialisasi pendidikan tinggi, kegiatan juga dirangkaikan dengan penguatan motivasi kepemudaan dan pentingnya membangun lingkungan belajar yang sehat, kreatif, dan produktif. Adita@Humas-ppid