MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) resmi membuka pendaftaran Program Bantuan Litapdimas Tahun 2026. Program strategis ini menjadi momentum penting bagi dosen dan peneliti untuk mengakselerasi riset serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan zaman. Pendaftaran dibuka mulai 30 Desember 2025 hingga 23 Januari 2026.

Rentang waktu pendaftaran tersebut memberikan ruang yang cukup bagi sivitas akademika UIN Mataram untuk menyiapkan proposal terbaik yang selaras dengan arah kebijakan riset dan pengabdian perguruan tinggi keagamaan Islam. Litapdimas tidak hanya diposisikan sebagai skema pendanaan, tetapi sebagai instrumen penguatan budaya akademik dan kontribusi keilmuan yang berorientasi pada solusi.

Ketua LP2M UIN Mataram, Prof. Dr. H. Kadri, M.Si., menegaskan bahwa Program Litapdimas merupakan ruang strategis untuk meningkatkan kualitas penelitian, memperkuat publikasi ilmiah, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, Litapdimas dirancang untuk menjembatani gagasan akademik dengan kebutuhan riil di lapangan, sehingga riset tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi mampu mendorong perubahan sosial yang terukur.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN Mataram, Dr. Emawati, M.Ag., menyampaikan bahwa pada tahun 2026 LP2M menghadirkan terobosan progresif dengan membuka sembilan klaster Program Bantuan Litapdimas. Dari sembilan klaster tersebut, dua klaster baru resmi diluncurkan, yakni Penelitian Terapan Berkorelasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta Penelitian Pengembangan Kajian Keislaman. Langkah ini menjadi bagian dari strategi adaptif UIN Mataram dalam merespons dinamika sosial, ekonomi, dan keilmuan.

Kehadiran dua klaster baru tersebut menegaskan komitmen UIN Mataram dalam memperkuat keterhubungan antara akademisi, masyarakat, dan dunia industri, sekaligus mengokohkan kajian keislaman yang kontekstual, responsif, dan relevan dengan realitas kontemporer. Riset diarahkan untuk melahirkan inovasi aplikatif yang memiliki nilai guna luas dan berkontribusi nyata bagi pembangunan.

Secara strategis, pengembangan klaster Litapdimas dirancang untuk mendukung Asta Protas Kementerian Agama, selaras dengan Program Prioritas Nasional, serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dengan demikian, penelitian dan pengabdian di UIN Mataram tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga berperan aktif dalam agenda pembangunan nasional dan global.

LP2M UIN Mataram juga menegaskan komitmennya dalam penguatan tata kelola penelitian melalui penerapan Skema Bantuan Penelitian Litapdimas berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK). Skema ini dirancang untuk memastikan efektivitas, akuntabilitas, serta capaian riset yang terukur sesuai dengan luaran yang dihasilkan, seperti publikasi ilmiah, produk inovasi, rekomendasi kebijakan, dan luaran strategis lainnya.

Pendanaan Program Bantuan Litapdimas bersumber dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dan Badan Layanan Umum (BLU). Dukungan dua sumber pendanaan ini menjadi fondasi penting dalam mendorong lahirnya penelitian berkualitas, berdaya saing, dan berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

Seluruh proses pengajuan proposal dilakukan secara daring melalui laman resmi Litapdimas Kementerian Agama di https://litapdimas.kemenag.go.id/. Sementara itu, pedoman teknis pengusulan Program Bantuan Penelitian Litapdimas Berbasis SBK Tahun Anggaran 2026 dapat diakses dan diunduh melalui laman resmi LP2M UIN Mataram di https://lp2m.uinmataram.ac.id/download/.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., yang berkesempatan hadir pada kegiatan pembukaan, menekankan bahwa Litapdimas 2026 merupakan instrumen strategis dalam mendorong lahirnya riset-riset yang inovatif, kolaboratif, dan kontekstual, serta kegiatan pengabdian yang transformatif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan reputasi UIN Mataram di tingkat nasional maupun internasional.

Rektor mengimbau seluruh dosen dan peneliti untuk memanfaatkan waktu pendaftaran secara optimal, memahami skema dan ketentuan yang tersedia, serta menyusun proposal yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Hitung mundur telah dimulai—saatnya menyiapkan riset unggul untuk kontribusi nyata di tahun 2026.Adita@Humas-ppid