Mataram— Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram) menyelenggarakan Workshop Penyusunan dan Pendampingan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Program Studi Keperawatan Anestesiologi di Hotel Golden Palace, Mataram. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 27–28 April 2026, dan diikuti oleh 40 peserta dari unsur pimpinan universitas, dosen, serta pemangku kepentingan dari sejumlah rumah sakit mitra.
Selama dua hari, workshop menghadirkan tiga narasumber nasional yang kompeten di bidangnya. Dr. Ns. Rahmaya Nova Handayani, S.Tr.Kes., S.Kep., M.Sc., Sp.Kep.MB., M.M. (Ketua Kolegium Penata Anestesi) memaparkan kebijakan dan landasan pengembangan kurikulum OBE serta penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Emanuel Ileatan Lewar, S.Kep., Ns., MM. (Ketua AIPKANI) memandu perumusan Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), sekaligus membahas integrasi praktik klinis dan kompetensi keprofesian ke dalam kurikulum. Sementara M. Aryadi A., S.Tr.Kes., S.KM., M.Kes. (Ketua Bidang II Kurikulum Kolegium Penata Anestesi) menyajikan materi pemetaan bahan kajian, struktur mata kuliah, serta sistem asesmen berbasis OBE.
Kegiatan hari kedua akan difokuskan pada sesi workshop kelompok, di mana peserta secara langsung menyusun draft struktur kurikulum, sebaran mata kuliah, dan matriks CPL–Mata Kuliah, didampingi para narasumber. Hasil kerja kelompok kemudian dipresentasikan dan mendapat tanggapan konstruktif, sebelum dirumuskan menjadi rekomendasi tindak lanjut finalisasi kurikulum.

Selain pimpinan dan dosen internal, workshop turut melibatkan perwakilan dari IPAI Provinsi NTB, dan tenaga kesehatan dari RSUD Provinsi Mataram, RSUD Awet Muda Lombok Barat, RSUD Tripat Lombok Barat, serta RS UNRAM. Keterlibatan rumah sakit mitra ini mencerminkan pendekatan kolaboratif yang menjamin relevansi kurikulum dengan kebutuhan nyata dunia kerja.
Rektor UIN Mataram, Prof. H. Masnun, M.Ag., terus memberikan semangat dan dorongan positif kepada seluruh civitas akademika agar mengoptimalkan kurikulum demi menyambut mahasiswa terbaik yang memilih masa depan pendidikannya di UIN Mataram.
“Tetap semangat. Jadi tetap berusaha untuk memaksimalkan kurikulum kita. Dan tentunya untuk persiapan kita menghadapi mahasiswa baru tahun 2026. Posisi kita di 10 besar dari 59 Perguruan Tinggi Keagamaan. Jadi itu artinya tidak di level yang kedua, menengah, tapi kita di level atas.”
Workshop ini diharapkan menghasilkan dokumen kurikulum OBE yang komprehensif dan terstandar secara nasional sebagai landasan penyelenggaraan pembelajaran Program Studi Keperawatan Anestesiologi UIN Mataram pada tahun akademik 2026/2027.@HUMAS


